You're here: My Writing Blogging » Teroka Cerpen » Archives: July 2007
Saya sudah lama hilang harapan dengan lemari buku ibu saya. Atau ayah saya. Terakhir kali membongkar-bongkar dan mengecek apakah ada judul-judul ‘penting’ yang perlu dicermati itu waktu SMP. Sekarang, kumpulan kolomnya Umar Kayam (lengkap) sudah selesai dibaca. Oh, masih ada ‘Sybil’ sebenarnya yang belum selesai-selesai dibaca. Tapi, setelah itu, tidak ada lagi yang tampaknya cukup [...]
James Joyce adalah sosok yang, buat saya, menakutkan. Ulyssess-nya, setelah hanya membolak-balik beberapa halaman, intimidatif. Portrait of a Young Artist-nya juga, di tangan saya, bernasib sama. Nah, Dubliners (kumpulan cerita pendeknya) katanya adalah sebuah peralihan, dari bentuk narasi yang konvensional ke bentuk modernis yang dicapainya lewat Ulysses. Benarkah? Saya masih harus membuktikan sih. Soalnya liburan kemarin yang [...]
Iseng-iseng berkunjung ke situsnya Chuck Palahniuk, penulis ‘Fight Club’ dan cerpen ‘Guts’ yang pernah saya sertakan link-nya di bawah. Yang saya temukan adalah sebuah link ke sebuah berita tentang kejadian mirip dengan cerpen ‘Guts’ itu.
Hanya sekedar info acara yang saya dapat per email. SIARAN PERS Lampion Sastra ”SASTRA TAMASYA” (Pembacaan Catatan Perjalanan) 20 Juli 2007 Teater Kecil, TIM Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta mempersembahkan ”SASTRA TAMASYA” (Pembacaan Catatan Perjalanan) yang akan diselenggarakan pada Jumat, 20 Juli 2007, pukul 17.00 WIB–selesai, bertempat di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan “Lampion [...]
Uh oh. Kecepatanku membaca cerpen ternyata tidak setinggi yang diharapkan. Dari rencana akhir pekan yang ingin menghabiskan “Seribu Kunang-kunang di Manhattan” dan membacanya berganti-gantian dengan “Nine Stories”, aku baru membaca dua cerpen dari masing-masing buku. Tapi, oke, karena sudah berjanji… Sebelumnya, harus dicatat, metode yang dipakai memang setengah wacko walaupun sebenarnya sangat sederhana. ‘Keilmiahan’ memang amat [...]
Berputar-putar di Bookslut edisi terbaru dan menemukan sebuah esai dengan argumen kreatif. Isinya, pembuktian penulisnya, Weston Cutter, seorang lelaki, yang berani mengatakan: American women are better short story writers than American men. Sebetulnya, aku perlu membaca ulang esai itu dan memikirkan sejauh mana ‘kebenaran’ esai itu, setidaknya dari cara penyusunan bukti-buktinya. Tapi untuk argumen dasarnya yang [...]
Akhir minggu ini, sepertinya aku akan mencoba menerapkan teori intertekstualitas dengan membaca berganti-gantian “Nine Stories”-nya JD Salinger dan kumpulan cerita pendeknya Umar Kayam yang “Seribu Kunang-kunang di Manhattan”. Sekedar eksperimen kecil-kecilan lhoo.
Jalan-jalan (dan belanja-belanja) ke Goedang Boekoe di Pasar Festival membuatku menemukan “The Stories of F Scott Fitzgerald vol.2: The Crack-up with Other Pieces and Stories“. Ada lima cerita pendek dan lima prosa otobiografis yang dimasukkan ke edisi buku itu. Yang baru selesai aku baca, ya lima cerpennya itu.
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.