You're here: My Writing Blogging » Teroka Cerpen » Archives: October 2007
Aktris dan penulis naskah kontroversial di masanya, Mae West, pernah mengatakan, mereka yang mudah terkejut harus lebih sering dibuat terkejut. People who are easily shocked, should be shocked more often. Dan saya, amat sangat terkejut saat menyadari betapa menyenangkannya mengisi waktu bersama James Joyce. Mereka yang memiliki tarian bertajuk “Tuh Kan, Gue Bilang Juga Apa?” [...]
(Resensi “The Dead” akan saya tulis setelah ini. Janji.) Ada yang mencatat siapa-siapa saja pemenang penghargaan buku atau sastra tiap tahunnya? Saya ingat pemenang Nobel Sastra sampai tiga tahun ke belakang, tapi tak berusaha menebak-nebak saat belum diumumkan. Atau secara khusus menunggu-nunggu. Seperti saya menunggu Oscar Night. :) Oke, tapi, bagaimana dengan Man Booker Prize? “The Gathering”, sebuah [...]
Tak perlu diulang lagi sebenarnya, betapa saya masih menganggap cerpen sebagai sebuah format penulisan yang asing. Menikmatinya atau mengaguminya saja, saya masih bertanya-tanya, apa-apa sih sebenarnya yang harus diperhatikan. Tapi seharusnya menikmati cerita pendek tak serumit menikmati wine kan? (Walaupun, dalam sebuah diskusi, Bambang Harymurti-nya Tempo pernah menyamakan antara membaca dan minum wine. “It’s an [...]
Ada beberapa situs yang memasukkan “Shooting an Elephant“-nya George Orwell sebagai sebuah esai. Ada juga yang menggolongkannya sebagai cerita pendek, bahkan tak lupa melengkapinya dengan ‘notes and study guides’ tersendiri sebagai sebuah karya fiksi. Lepas dari persoalan ini esai atau cerpen, dari segi penulisan, ada sesuatu yang dapat dijadikan catatan tersendiri. Saat membaca “1984″, saya lebih [...]
“Dulu aku bercita-cita ingin menjadi penulis, mencobanya, dan tidak ingin lagi.” Ia tertawa, liurnya menetes, ia berbaring dan berbantal kayu bakar yang agak besar. Puntung rokoknya yang masih menyala jatuh di kaus oblong yang lusuh dan membuat beberapa lubang. Aku ingin menolongnya, tapi kepala ini berat rasanya, dan ia sendiri tidak merasa kepanasan. Aku urung membantunya. “Kenapa?” “Aku [...]
Doris Lessing meraih Nobel Sastra 2007. Yawn. Berita yang sudah lewat banget. Tapi yang nggak pernah terlambat adalah membaca karya-karyanya kan? Nobel diberikan bukan hanya untuk satu karya. Tapi untuk semua karya yang dihasilkan sepanjang hidup si sastrawan. Karya-karyanya itu kan yang lalu dianggap mewakili nilai-nilai apa pun yang ingin disorot oleh penentu hadiah Nobel pada [...]
Dalam keragu-raguan, mulailah dengan Umar Kayan. (Cukup berima nggak?) Harap maklumi usaha saya memecah kebekuan, karena jelas-jelas, saya tidak membaca sebanyak yang saya inginkan bulan ini. Sebagai pembaca cerpen, bulan ini, saya malah lebih sering kabur ke kumpulan kolom Umar Kayam di majalah Tempo, ‘Titipan Umar Kayam’. Dalam perjalanan pulang ke ibukota pasca Lebaran lalu, saya dan seorang [...]
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.