You're here: My Writing Blogging » Teroka Cerpen » Article: Digested Read: The Killers (Ernest Hemingway)

Digested Read: The Killers (Ernest Hemingway)

isyana — March 22, 2008 / 6:06 am

Harian The Guardian punya rubrik tetap. Namanya Digested Read. Inti rubriknya adalah memberikan versi singkat sebuah buku, semacam rangkuman, tapi saya nggak bisa melihat niatan serius dari rubrik ini kecuali untuk mem-bitchslap (duh Facebook sekali) si penulis buku.

Saya tak punya alasan untuk mem-bitchslap The Killers-nya Hemingway sebenarnya, tapi ini cara nge-blog yang belum pernah saya lakukan sebelumnya :)

Oke, ini digested read-nya (versi saya):

Dua pria bersarung tangan masuk ke sebuah kedai, memesan menu makan malam yang belum waktunya disajikan. Walaupun sudah dijelaskan oleh si pelayan bahwa waktu makan malam belum tiba, mereka berkeras memesan menu makan malam. We want dinner! We want dinner! (bukan kata-kata tepatnya, tapi itu intinya) sebelum akhirnya mereka mengalah, memesan roti isi dan memakan roti masih mengenakan sarung tangan. Seorang Nick Adams (alter ego ‘paling terkenal’ Hemingway) juga ada di situ. Seusai makan, dua pria itu menyandera dan mengikat Adams dan juru masak di dapur (ugghh, mengikat orang dengan perut penuh habis makan sepertinya pekerjaan berat deh), sementara si pelayan di depan disuruh mengusiri orang-orang sampai target yang diincar para pembunuh bayaran itu datang (kenali ciri-ciri pembunuh bayaran: Makan roti isi mengenakan sarung tangan. Waspadalah!). Yang ditunggu tak muncul, para pembunuh bayaran pun pergi. Adams dengan segala konflik moralnya ingin mengingatkan si target pembunuhan. Si target pembunuhan ternyata sedang bersembunyi di kamar kos sewaannya dan tidak bisa memutuskan, keluar kamar nggak ya? Atau sembunyi di sini saja? Mati di luar nggak ya? Atau hidup tapi nggak bisa ke mana-mana? Di kamar atau ke luar? Ke luar atau di kamar? I really can’t decide.

Selesai.

(Cukup Monty Python nggak?)

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.

  1. Ide Menulis

    Hemingway memang sastrawan joss. Seperti saya tulis di http://idemenulis.blogspot.com/2008/08/hemingways-writing-way.html
    saya kupas kiatnya dalam menulis.

    August 2nd, 2008 at 4:46 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • yogi — Sangat mencengangkan dan membingungkan, tetapi bagus buat review presentasi nanti. Well done hahaha
  • Jawquaday — hed kandi various artists i know you got soul oracular spectacular mgmt pieces of what rhinos ohmygod 80s pop culture ...
  • iiK — UnTuK bUMi.. seanDainya seorang anDrea ADA PAda posisi anDa... apa yang anda lakukan???????? ada kalanya oRang beraDa di atas dan ada kalanya juGA ...
  • iiK — AnDreA......................... Penginspirasi seMua peLajar daN guru2 di Indonesia.. anJriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit........... aKu saLuuuuuuuuuut banGet................... teTap jaDi yanG TERBaIk......... […]
  • Dehrccjx — nice site,
  • Cbjdaphg — Nice day,
  • Heri Juanda — saya juga stringer di the associated press (AP Photo) untuk Aceh. sekiranya ada info lowongan untuk jadi fotografer di wilayah ...
  • aslam — kalau bisnisIndonesia butuh kontributor untuk wilayah Sul-Sel atau Sul-Bar, saya bisa dihubungi di 085255936678 Thanks. Aslam
  • dedik — ikut..dong walau gaak menang
  • sayyid — ---UNTUK BUNG HUDAN, Blog ini bukan kepunyaan personal. Tapi, punyanya Asia Blogging Network. Yang mengelola saya sendiri. Salam kenal...