You're here: My Writing Blogging » Telisik Jurnalisme » Article: Menulis di media massa (III): Mengasah kepekaan

Menulis di media massa (III): Mengasah kepekaan

Firman Firdaus — August 20, 2007 / 5:44 pm

PADA bahasan sebelumnya, saya menganjurkan untuk mulai berlatih menulis secara personal sebagai cara mengasah kepekaan. Sebenarnya ada banyak cara lain untuk mengasah kepekaan.

Membaca, tentu saja. Membaca buku, baik fiksi maupun nonfiksi. Artikel opini di media massa, cerpen, atau novel. Selain untuk mempertajam intuisi, membaca juga merupakan jalan untuk menambah wawasan dan referensi. Siapa tahu berguna untuk tulisan kita nantinya.

Nonton berita di tivi, acara-acara lainnya, bahkan termasuk infotainmen juga bisa menjadi lahan untuk mengasah kepekaan kita terhadap suatu hal. Pengamat media massa seperti Veven Sp Wardhana mesti nonton satu-dua sinetron (meski tidak harus mengikuti sampai tuntas) untuk bisa membuat tulisan kritis tentang hal tersebut.

Ngobrol, diskusi juga bisa mengasah pisau analisis kita sekaligus memperluas cakrawala dan jaringan sosial. Jangan lupakan blog juga.

Dengan adanya masukan-masukan dari bahan bacaan, tontonan, obrolan, maka akan timbul ide, sangsi, debat, pertanyaan-pertanyaan, yang bisa mengarah untuk munculnya inspirasi dan ide.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.

  1. muhlis

    Ya menulis adalah hal yang sangat penting setelah membaca.Bagi mereka yang mudah lupa maka menulis hal-hal yang penting adalah perlu.Selain mengasah otak menulis juga menjadi sarana untuk menekpresikan perasaan kita.Bisa berupa puisi,cerpen, atau pendapat kita mengenai hal-hal yang terjadi di sekitar kita.Masa sih kita selalu setuju dengan apa yang ada disekitar kita.Atau sebaliknya kadang kita setuju dengan apa yang ada di masyarakat kita.Misalnya nih kita sering kena tilang sama petugas lantas.Terus kita merasa bahwa kita ini sering terzolimi oleh mereka.gara-gara ban motor kita enggak ada pentil misalnya kita ditilang.Nah tentunya kita kan mesti menyampaikan hal ini keorang lain.Dan tempat yang pas adalah media massa.Oke deh mungkin pertam hanya surat pembaca,tapi entar kan bisa jadi tulisan opini yang panjang. Atau mungkin hal-hal yang lain.Setuju kan..

    September 6th, 2007 at 7:33 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • yogi — Sangat mencengangkan dan membingungkan, tetapi bagus buat review presentasi nanti. Well done hahaha
  • Jawquaday — hed kandi various artists i know you got soul oracular spectacular mgmt pieces of what rhinos ohmygod 80s pop culture ...
  • iiK — UnTuK bUMi.. seanDainya seorang anDrea ADA PAda posisi anDa... apa yang anda lakukan???????? ada kalanya oRang beraDa di atas dan ada kalanya juGA ...
  • iiK — AnDreA......................... Penginspirasi seMua peLajar daN guru2 di Indonesia.. anJriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit........... aKu saLuuuuuuuuuut banGet................... teTap jaDi yanG TERBaIk......... […]
  • Dehrccjx — nice site,
  • Cbjdaphg — Nice day,
  • Heri Juanda — saya juga stringer di the associated press (AP Photo) untuk Aceh. sekiranya ada info lowongan untuk jadi fotografer di wilayah ...
  • aslam — kalau bisnisIndonesia butuh kontributor untuk wilayah Sul-Sel atau Sul-Bar, saya bisa dihubungi di 085255936678 Thanks. Aslam
  • dedik — ikut..dong walau gaak menang
  • sayyid — ---UNTUK BUNG HUDAN, Blog ini bukan kepunyaan personal. Tapi, punyanya Asia Blogging Network. Yang mengelola saya sendiri. Salam kenal...