You're here: My Writing Blogging » Telisik Jurnalisme » Archives: September 2007

17 pantangan dalam menulis opini ke Kompas

20 comments ikram — September 26, 2007 / 2:01 am

Wartawan Kompas Pepih Nugraha di blognya “membocorkan” 17 penyebab sebuah artikel ditolak oleh Desk Opini Kompas. Mereka adalah: Topik atau tema kurang aktual Argumen dan pandangan bukan hal baru Cara penyajian berkepanjangan Cakupan terlalu mikro atau lokal Pengungkapan dan redaksional [...]

Elemen jurnalisme memang ada sepuluh

2 comments ikram — September 25, 2007 / 3:01 am

Pertama-tama, kami mengucapkan terimakasih kepada Ivan Lanin yang telah menanggapi kritik kami mengenai artikel di Wikipedia yang sempat membingungkan. Tidak hanya itu, artikel Wikipedia malah sudah dibetulkan (Betapa senang bukan, jika kritik kita didengar orang dan mampu menimbulkan perubahan?) Jadi elemen jurnalisme ada sembilan. Kedua, nah ini dia masalahnya. Elemen jurnalisme (tentu masih menurut Bill Kovach dan [...]

Ada berapa elemen?

3 comments ikram — September 23, 2007 / 6:06 am

Jadi ceritanya barusan ini saya berjalan-jalan ke Wikipedia (tidak usah di-hyperlink pasti sudah tahu ya) dan membaca-baca artikel “Journalism”. Eh, ternyata ada subjudul “The Elements of Journalism” yang isinya membingungkan ini. Saya kutipkan: According to The Elements of Journalism by Bill Kovach and Tom Rosensteil, there are nine elements of journalism. In order for a journalist to [...]

Kutipan (1)

Comments ikram — September 23, 2007 / 4:31 am

Kalau rekan Firman sudah menuliskan kutipan yang ada di buku “Sembilan Elemen Jurnalisme”, sekarang saya akan mencoba menuliskan kutipan-kutipan orang tentang jurnalisme (dan media) itu sendiri. Sebagai yang perdana, ini dari Lyndon B. Johnson, mantan presiden Amerika Serikat. If one morning I walked on top of the water across the Potomac River, the headline that afternoon [...]

Menulis di media massa (IV): Menyambar isu

3 comments Firman Firdaus — September 19, 2007 / 6:55 am

Dari proses mengasah kepekaan dengan mendengarkan berita, misalnya, akan timbul ide untuk memulai sebuah tulisan. Jangan berlama-lama berpikir. Isu-isu bagus biasanya menjadi santapan empuk para penulis kawakan. Misalnya berita tentang gempa Bengkulu. Para penulis piawai pasti langsung menyambar isu yang “seksi” ini. Anda pun bisa saja melakukannya dengan pendekatan/angle yang agak berbeda. Contohnya dari sisi bagaimana pemerintah [...]

Gempa Bengkulu dan “jurnalisme warga” ala Kronologger

3 comments Firman Firdaus — September 13, 2007 / 12:47 pm

SEBUAH citizen journalism berbasis microblogging terbukti lebih cepat dalam menyampaikan informasi ketimbang media konvensional, bahkan internet sekalipun. Kabar mengenai gempa di Bengkulu dan sekitarnya, yang goyangannya sampai terasa di Padang, bahkan Jakarta, lebih cepat sampai ke saya melalui Kronologger, sebuah layanan microblogging dari jejaring Asiablogging. Para kroner (sebutan bagi microblogger di Kronologger, halah) bersahut-sahutan mengirimkan kabar, [...]

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • ee lu — bego lu
  • aldit — iya penjelasan ini di butuhkan kalau bisa penjelasan nya harus lengkap
  • Memahami puisi — Artikel pendidikan yang sangat menarik ,,,,,
  • chocovanilla — Saya juga sedang membaca karya PAT tetralogi Buru, saat ini dah buku ketiga "Jejak Langkah". Cuma masih bingung arti kata ...
  • anabalqis — Salam. Saya mencari sahabat saya dari jakarta, saudara akidah gaizillah. Adakah saudara mengenal atau tau alamat emailnya? Akidah seorang penulis ...
  • ibnu junjunan — tolong kasi tau duwnk 3 arti satra menurut para ahli
  • cintya — ada lomba lg g ,,klo ada tlg d kabarin ke email q y di>>>cintya.annisa@yahoo.com....trim's
  • Liana — Beli dvd Rosemary's baby di mana ya?
  • Liana — Beli novel Rosemary's baby di mana ya?
  • isawati — Sosok Wiji Thukul memang unik, nyentrik dan menarik. Jarang seorang penyair yang puisinya begitu terkenal melebihi dirinya sendiri. Jika kita ...