You're here: My Writing Blogging » Telisik Jurnalisme » Archives: September 2007
Wartawan Kompas Pepih Nugraha di blognya “membocorkan” 17 penyebab sebuah artikel ditolak oleh Desk Opini Kompas. Mereka adalah: Topik atau tema kurang aktual Argumen dan pandangan bukan hal baru Cara penyajian berkepanjangan Cakupan terlalu mikro atau lokal Pengungkapan dan redaksional [...]
Pertama-tama, kami mengucapkan terimakasih kepada Ivan Lanin yang telah menanggapi kritik kami mengenai artikel di Wikipedia yang sempat membingungkan. Tidak hanya itu, artikel Wikipedia malah sudah dibetulkan (Betapa senang bukan, jika kritik kita didengar orang dan mampu menimbulkan perubahan?) Jadi elemen jurnalisme ada sembilan. Kedua, nah ini dia masalahnya. Elemen jurnalisme (tentu masih menurut Bill Kovach dan [...]
Jadi ceritanya barusan ini saya berjalan-jalan ke Wikipedia (tidak usah di-hyperlink pasti sudah tahu ya) dan membaca-baca artikel “Journalism”. Eh, ternyata ada subjudul “The Elements of Journalism” yang isinya membingungkan ini. Saya kutipkan: According to The Elements of Journalism by Bill Kovach and Tom Rosensteil, there are nine elements of journalism. In order for a journalist to [...]
Kalau rekan Firman sudah menuliskan kutipan yang ada di buku “Sembilan Elemen Jurnalisme”, sekarang saya akan mencoba menuliskan kutipan-kutipan orang tentang jurnalisme (dan media) itu sendiri. Sebagai yang perdana, ini dari Lyndon B. Johnson, mantan presiden Amerika Serikat. If one morning I walked on top of the water across the Potomac River, the headline that afternoon [...]
Dari proses mengasah kepekaan dengan mendengarkan berita, misalnya, akan timbul ide untuk memulai sebuah tulisan. Jangan berlama-lama berpikir. Isu-isu bagus biasanya menjadi santapan empuk para penulis kawakan. Misalnya berita tentang gempa Bengkulu. Para penulis piawai pasti langsung menyambar isu yang “seksi” ini. Anda pun bisa saja melakukannya dengan pendekatan/angle yang agak berbeda. Contohnya dari sisi bagaimana pemerintah [...]
SEBUAH citizen journalism berbasis microblogging terbukti lebih cepat dalam menyampaikan informasi ketimbang media konvensional, bahkan internet sekalipun. Kabar mengenai gempa di Bengkulu dan sekitarnya, yang goyangannya sampai terasa di Padang, bahkan Jakarta, lebih cepat sampai ke saya melalui Kronologger, sebuah layanan microblogging dari jejaring Asiablogging. Para kroner (sebutan bagi microblogger di Kronologger, halah) bersahut-sahutan mengirimkan kabar, [...]
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server