<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Gempa Bengkulu dan &#8220;jurnalisme warga&#8221; ala Kronologger</title>
	<link>http://mywritingblogs.com/jurnalisme/2007/09/13/gempa-bengkulu-dan-jurnalisme-warga-ala-kronologger/</link>
	<description>Ruang Berbagi Seputar Jurnalisme</description>
	<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 12:30:36 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
		<item>
		<title>By: a. amdani</title>
		<link>http://mywritingblogs.com/jurnalisme/2007/09/13/gempa-bengkulu-dan-jurnalisme-warga-ala-kronologger/#comment-281</link>
		<dc:creator>a. amdani</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Nov 2007 14:37:29 +0000</pubDate>
		<guid>http://mywritingblogs.com/jurnalisme/2007/09/13/gempa-bengkulu-dan-jurnalisme-warga-ala-kronologger/#comment-281</guid>
		<description>&lt;p&gt;wah, menarik sebenarnya citizen journalism ini bisa di indonesi. namun sebenarnya bukan hal baru lagi cuman belom kondang saja. saya jadi teringat dengan radio yang lupa namanya dan leaknya didaerah man, yang jelas konsepnya sama, yaitu radio arus lalulintas, jadi yang jadi penyumbang infonya adalah para supir taksi dan bus, ran live report tentang kemaceta. cara kerjanya cuman begitu dengan itu saja...&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah, menarik sebenarnya citizen journalism ini bisa di indonesi. namun sebenarnya bukan hal baru lagi cuman belom kondang saja. saya jadi teringat dengan radio yang lupa namanya dan leaknya didaerah man, yang jelas konsepnya sama, yaitu radio arus lalulintas, jadi yang jadi penyumbang infonya adalah para supir taksi dan bus, ran live report tentang kemaceta. cara kerjanya cuman begitu dengan itu saja&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Simpang Limo Bengkulu</title>
		<link>http://mywritingblogs.com/jurnalisme/2007/09/13/gempa-bengkulu-dan-jurnalisme-warga-ala-kronologger/#comment-217</link>
		<dc:creator>Simpang Limo Bengkulu</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Sep 2007 10:26:09 +0000</pubDate>
		<guid>http://mywritingblogs.com/jurnalisme/2007/09/13/gempa-bengkulu-dan-jurnalisme-warga-ala-kronologger/#comment-217</guid>
		<description>&lt;p&gt;Kami baru memulai konsep ini dengan mengumpulkan orang-orang untuk berbagi informasi. Baru, hingga peristiwa gempa yang harusnya sudah bisa masuk ke blog komunitas ini, kenyataannya belum dapat maksimal. Semoga saja ke depan upaya kami ini bisa berkembang dengan lebih baik. Konsep Citizen Journalism adalah salah satu yang menjadi pendorong untuk membuat blog Simpang Limo Bengkulu itu.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kami baru memulai konsep ini dengan mengumpulkan orang-orang untuk berbagi informasi. Baru, hingga peristiwa gempa yang harusnya sudah bisa masuk ke blog komunitas ini, kenyataannya belum dapat maksimal. Semoga saja ke depan upaya kami ini bisa berkembang dengan lebih baik. Konsep Citizen Journalism adalah salah satu yang menjadi pendorong untuk membuat blog Simpang Limo Bengkulu itu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sultan Habnoer</title>
		<link>http://mywritingblogs.com/jurnalisme/2007/09/13/gempa-bengkulu-dan-jurnalisme-warga-ala-kronologger/#comment-213</link>
		<dc:creator>Sultan Habnoer</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Sep 2007 10:41:20 +0000</pubDate>
		<guid>http://mywritingblogs.com/jurnalisme/2007/09/13/gempa-bengkulu-dan-jurnalisme-warga-ala-kronologger/#comment-213</guid>
		<description>&lt;p&gt;Citizen Journalism. Sebuah tipikal jurnalisme masa depan. Sebuah model penyajian berita yang berasal dari warga untuk warga yang menyajikan informasi dengan cepat.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Citizen Journalism. Sebuah tipikal jurnalisme masa depan. Sebuah model penyajian berita yang berasal dari warga untuk warga yang menyajikan informasi dengan cepat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
