You're here: My Writing Blogging » Telisik Jurnalisme » Article: Penjara Buat Citizen Journalist

Penjara Buat Citizen Journalist

Yuli Ahmada — September 13, 2008 / 2:11 am

“The politically motivated trial launched against me will, Insha Allah, be the last of its kind. No Malaysian will suffer from this cruel injustice ever again.”

“Peradilan berlatar politis terhadap saya, Insya Allah, akan menjadi peradilan yang paripurna. Tidak akan ada lagi warga Malaysia yang menjadi korban ketidakadilan seperti ini.”

Raja Petra Kamaruddin, blogger Malaysia, menuliskan itu dalam karangan berjudul I Promise to be a good, non-hypocritical Muslim, 8 Agustus 2008. Informasi ini mula-mula saya baca dari blog Wong Chun Wai via InJournalist.Com, kemudian googling sana-sini.

Pada 2001, Raja Petra pernah ditahan polisi Malaysia berdasarkan Internal Security Act (ISA, Akta Keselamatan Dalam Negeri) karena mengelola FreeAnwar.Com, kini FreeAnwar.Net. Raja Petra, saya kira, lebih sebagai aktivis politik baru kemudian citizen journalist.

Tadi siang, pukul 13.10 waktu Malaysia, dia diciduk polisi lagi karena karangan I Promise to be a good, non-hypocritical Muslim dan satu lagi, Not all Arabs are descendants of the Prophet.

Jadi, citizen journalist yang kritis pun menghadapi potensi yang sama dengan jurnalis. Mereka bisa dipenjara. Malaysia memang keterlaluan mengawasi warganya tapi saya kira di negara manapun, citizen journalist bukan makhluk yang bebas dari konsekuensi hukum atas tulisannya di Internet. Indonesia juga punya banyak citizen journalist tapi tidak terlalu banyak yang galak dengan identitas yang terang.

Itu satu soal. Soal lainnya adalah pada hari yang sama aparat Malaysia menciduk Tan Hoon Cheng, wartawan harian Sin Chew Daily. Bahkan, masih di hari yang sama, aparat Malaysia juga menahan seorang politisi, Teresa Kok. Malaysia adalah negeri yang panik, sebagaimana Indonesia di zaman ada Menteri Penggelapan, pinjam plesetan dari Butet Kertaradjasa.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.

  1. ikram

    Loh, belum selesai Mas tulisannya …

    September 14th, 2008 at 9:13 pm

  2. Ahmada

    Sudah tapi terpotong waktu aku review di Opera Mini. Hihi…

    September 15th, 2008 at 12:13 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • VERA — aslm... pengumuman pemenangnya kpn sehhhhhhhhhh?????
  • yogi — Sangat mencengangkan dan membingungkan, tetapi bagus buat review presentasi nanti. Well done hahaha
  • Jawquaday — hed kandi various artists i know you got soul oracular spectacular mgmt pieces of what rhinos ohmygod 80s pop culture ...
  • iiK — UnTuK bUMi.. seanDainya seorang anDrea ADA PAda posisi anDa... apa yang anda lakukan???????? ada kalanya oRang beraDa di atas dan ada kalanya juGA ...
  • iiK — AnDreA......................... Penginspirasi seMua peLajar daN guru2 di Indonesia.. anJriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit........... aKu saLuuuuuuuuuut banGet................... teTap jaDi yanG TERBaIk......... […]
  • Dehrccjx — nice site,
  • Cbjdaphg — Nice day,
  • Heri Juanda — saya juga stringer di the associated press (AP Photo) untuk Aceh. sekiranya ada info lowongan untuk jadi fotografer di wilayah ...
  • aslam — kalau bisnisIndonesia butuh kontributor untuk wilayah Sul-Sel atau Sul-Bar, saya bisa dihubungi di 085255936678 Thanks. Aslam
  • dedik — ikut..dong walau gaak menang