You're here: My Writing Blogging » Telisik Jurnalisme
Web Page: http://
Profile: Tingkat peradaban suatu bangsa bisa ditilik dari seberapa kuat demokrasi dijunjung. Dan level demokrasi masyarakat bisa diukur dari seberapa bertenaga dunia jurnalisme. Blog ini hanya bagian kecil dari penguatan proses demokratisasi. Dus, menjadi salah satu batu pembangun menara peradaban.
Firman Firdaus — June 25, 2007 / 2:21 pm / 2 comments
SEPERTI yang sudah saya janjikan, saya akan mulai menyajikan tip ringan bagi Anda yang ingin menulis untuk surat kabar. Selamat menikmati.
Firman Firdaus — June 20, 2007 / 1:35 pm / 1 comment
Banyak orang yang kepengin tulisannya dimuat di media massa, tapi banyak pula yang “tidak tahu caranya”. Di blog ini, secara berseri, saya akan coba uraikan tip-tip menulis di media massa, tanpa perlu menjadi wartawan atau pakar. Mudah-mudahan bermanfaat.
Firman Firdaus — June 10, 2007 / 2:03 pm / 6 comments
Menarik juga membaca blog Mindy McAdams. Dia seorang profesor jurnalisme yang belakangan tertarik dengan multimedia journalism. Dalam salah satu postingnya, dia merinci tentang perkakas yang sebaiknya dimiliki oleh seorang reporter multimedia. Yang menarik, dia cantumkan juga perkiraan harga masing-masing tools. Hehehe…hebat ini. Banyak sekali ternyata “alat perang” yang idealnya dimiliki oleh reporter yang akan melaporkan peristiwa [...]
Firman Firdaus — June 4, 2007 / 12:57 pm / 1 comment
Arya Gunawan, jurnalis yang sekarang bekerja untuk badan PBB Unesco menulis tentang betapa pentingnya verifikasi (cek dan ricek) dalam melaporkan suatu peristiwa. Sayangnya, hal penting ini sering diabaikan oleh para jurnalis kita yang notabene sudah bekerja di surat kabar bergengsi sekalipun. Salah satu alasan yang sering dikuarkan adalah karena “tidak terpikir karena dikejar tenggat”. Tapi, apakah [...]
Firman Firdaus — May 30, 2007 / 11:26 am / 3 comments
REPORTER yang biasa bertugas di lapangan pasti sering menemui pengalaman untuk mengejar-ngejar narasumber penting alias A1. Untuk mewawancarai narasumber secara on the spot (bukan wawancara eksklusif) biasanya wartawan mencarinya dengan mengendus “kerumunan”. Di mana ada kerumunan, di situ biasanya ada narasumber yang sedang diwawancari oleh wartawan-wartawan lain.
Firman Firdaus — May 29, 2007 / 4:31 pm / 7 comments
Arif Gunawan Sulistyono dalam ruang diskusi milis mempertanyakan dua hal. Pertama, kenapa jurnalis kita lebih suka menggunakan istilah-istilah asing tinimbang bahasa asli Indonesia, misalnya “editor” yang ada padanan katanya, yakni “penyunting”.
Firman Firdaus — May 25, 2007 / 7:30 pm / Comments
DI milis jurnalisme sastrawi ada diskusi menarik tentang nasionalisme dan jurnalisme. Adalah ZenRS (BZ) yang memantik diskusi dengan sebuah posting tentang pentahbisan Mas Marco Kartodikromo sebagai “Bapak Wartawan Indonesia”.
Firman Firdaus — April 26, 2007 / 1:03 pm / 6 comments
ARTIKEL ini ditulis oleh Febi Indirani (wartawan BusinessWeek Indonesia) sebagai pengisi materi “Workshop Jurnalistik Milis Apresiasi Sastra”, di mana saya termasuk salah satu pengisi materi.
Firman Firdaus — April 24, 2007 / 6:31 pm / 2 comments
Jika ingin menambah wawasan soal jurnalisme, Anda datang ke tempat yang tepat.
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.