Pesta Penyair Nusantara 2009

1 comment sayyid — September 8, 2009 / 11:01 am

Persatuan Penulis Nasional Malaysia (PENA) akan mengadakan Pesta Penyair Nusantara pada 20-22 November 2009 yang bertempat di Dewan Bahasa dan Pustaka Kuala Lumpur dan Rumah PENA Kuala Lumpur. Acara ini melibatkan penyertaaan penyair dari Malaysia, Indonesia, Singapura, Brunei, Thailand dan juga negara Asia Pasifik. Pada masa yang sama Pesta Penyair Nusantara ini merupakan langkah dan sokongan terhadap usaha untuk menjadikan Kuala Lumpur sebagai Bandar Budaya.

Sehubungan dengan itu PENA mengundang para penyair untuk mengikuti acara Pesta Penyair Nusantara tersebut. Akomodasi selama acara ditanggung pihak penyelenggara. Para penyair akan dimintakan untuk membacakan puisi di Pesta Penyair Nusantara. Kirim (3) puisi terbaik kepada

smzakir90@gmail. com

untuk dimua dalam antologi puisi pesta penyair.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Puisi Terakhir Rendra

Comments sayyid — September 8, 2009 / 10:55 am

Berikut puisi Rendra yang ditulis menjelang kepulangannya, di RS Mitra Keluarga Depok pada 31 Juli 2009

Aku lemas Tapi berdaya Aku tidak sambat rasa sakit atau gatal

Aku pengin makan tajin Aku tidak pernah sesak nafas Tapi tubuhku tidak memuaskan untuk punya posisi yang ideal dan wajar

Aku pengin membersihkan tubuhku dari racun kimiawi

Aku ingin kembali pada jalan alam Aku ingin meningkatkan pengabdian kepada Allah

Tuhan, aku cinta padamu

Rendra

31 July 2009 Mitra Keluarga

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Krakatau Award 2009

1 comment sayyid — August 15, 2009 / 10:04 pm

Krakatau Award 2009 akan menentukan empat puisi-prosaik terbaik dan enam nominasi. Juara I-IV memeroleh hadiah uang masing-masing Rp2 juta, Rp1,5 juta, Rp1 juta, dan Rp500 ribu. Selain itu, juara akan diundang pada acara Festival Kesenian Lampung 2009, November mendatang, terbuka untuk umum. Setiap peserta dapat mengirim maksimal tiga naskah puisi-prosaik, naskah dikirim dalam bentuk print out rangkap empat, karya asli, bukan jiplakan, tidak sedang diikutsertakan pada perlombaan lain, dan tidak pernah dipublikasikan.

Persyaratan lain, naskah maksimal 10 halaman diketik 1,5 spasi. Biodata peserta dan fotokopi kartu identitas (KTP/SIM/kartu pelajar/kartu mahasiswa) disertakan pada lembar terpisah.

Naskah dikirim ke Panitia Krakatau Award 2009, Dewan Kesenian Lampung, Kompleks PKOR Way Halim, Jalan Sumpah Pemuda, Way Halim, Bandar Lampung.

Lomba ini akan ditutup pada 2 Oktober 2009 (cap pos). Pengumuman akan disampaikan lewat media massa nasional dan daerah pada akhir Oktober 2009.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Sayembara Cerpen-Cerber FEMINA

2 comments sayyid — August 15, 2009 / 10:00 pm

Femina menantang Anda mengeksplorasi berbagai tema dan gaya bercerita.

SYARAT UMUM SAYEMBARA CERPEN & CERBER:

  • Peserta adalah Warga Negara Indonesia.
  • Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik & benar dan menggunakan ejaan yang disempurnakan.
  • Naskah harus asli, bukan terjemahan.
  • Tema bebas, namun seusai untuk majalah femina.
  • Naskah belum pernah dipublikasikan di media massa cetak maupun elektronik & online, dan tidak sedang diikutsertakan sayembara lain.
  • Peserta hanya boleh mengirimkan dua naskah terbaiknya.
  • Hak untuk menerbitkan dalam bentuk buku dan menyiarkannya di media online ada pada PT Gaya Favorit Press.
  • Redaksi berhak mengganti judul dan menyunting tanpa mengubah isi.
  • Naskah yang tidak menang, namun memenuhi syarat, akan dimuat di femina. Penulis akan mendapat honor sesuai standar femina.
  • Keputusan juri mengikat. Tidak dapat diganggu-gugat dan tidak diadakan surat-menyurat.
  • Lomba ini tertutup untuk Karyawan Feminagroup.

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Kliping Tulisan Sastra & Budaya; Per 18 Juli 2009-24 Juli 2009

Comments sayyid — July 22, 2009 / 12:56 am

SERAMBI INDONESIA (ACEH)

*Esai

“Menulis dengan Merdeka” Oleh: Halim Mubary

*Cerpen

“Tanah Ibuku” Oleh: Alimuddin

*Puisi

Edi Miswar Mustafa

HARIAN GLOBAL (SUMATRA UTARA)

*Puisi

Maulana Satrya Sinaga

BATAM POS (KEP. RIAU)

*Cerpen

“Djibril dan Aku” Oleh: Pringadi Abdi Surya

*Puisi

Arundanu

RIAU POS (RIAU)

*Esai “Syair Zikir di Tubuh Peluh dalam Telimpuh” Oleh: Khrisna Pabichara

*Cerpen

“Windhya” Oleh: Romi Zarman

*Puisi

Indrian Koto

PADANG EKSPRES (SUMATRA BARAT)

*Esai

“Membaca Budaya Korea lewat Sastra” Oleh: Tjahjono Widijanto

SUMATRA EKSPRES (SUMATRA SELATAN)

*Cerpen

“Tukang Dongeng dan Tukang Mimpi” Oleh: Lan Fang

*Puisi

Pinasti S. Zuhri

LAMPUNG POST (LAMPUNG)

*Cerpen

“Taman yang Pernah Kusinggahi” Oleh: S.W. Teofani

*Puisi

Dody Kristianto

SUARA KARYA (JAKARTA)

*Esai

“Mimpi yang Indah” Oleh: Sunaryono Basuki Ks.

*Cerpen

“Kabar Kematian” Oleh: Mustafa Ismail

*Puisi

Kurniawan Junaedhie

SUARA PEMBARUAN (JAKARTA)

*Cerpen

“Aku dan Mario” Oleh: Ema Harifa

*Puisi

Asmara Edo Kusuma

JAWA POS (JAWA TIMUR)

*Cerpen

“Koper Merah” Oleh: Jenny Ang

KOMPAS (NASIONAL)

*Esai

“Giliran Budaya Bicara” Oleh: Franki Raden

*Cerpen

“Tukang Cuci” Oleh: Mardi Luhung

*Puisi

Hasan Aspahani, Indrian Koto dan Ook Nugroho

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Lomba Menulis KISAH 2009

1 comment sayyid — July 21, 2009 / 11:56 pm

KISAH (Kontes Inspirasi dan Harapan) adalah lomba menulis tahunan yang diselenggarakan oleh ESENSI, divisi penerbitan Erlangga Group. Lomba Kisah 2009 ini mengangkat kisah sejati yang memberi inspirasi dan harapan, dengan tema berikut.

“Cinta Melampaui Masa”

Melalui KISAH, Esensi ingin menggugah hati semua orang untuk berbagi kisah yang memberi inspirasi dan semangat hidup pada pembacanya.

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Pengumuman Pemenang Radar Bali Literary Award 2009

Comments sayyid — July 21, 2009 / 11:40 pm

Selamat Bagi Pemenang….

Tidak ada Pemenang I, II, III untuk Lomba Cipta Puisi Radar Bali Literary Award 2009. Dewan Juri (Eka Pranita Dewi, penyair Tan Lioe Ie, serta penyair Warih Wisatsana) menetapkan 5 Pemenang Utama Terbaik yang juga berhak atas piala Gubernur Bali, yakni:

  • “Aku Akan Menjemputmu Bila Hujan Telah Reda”, karya Kadek Surya Kencana, dari Provinsi Bali
  • “Anak Pantai”, karya Elizabeth Permatasari, dari Provinsi Jawa Timur (Surabaya)
  • “Fiksi Keenam: Di Depan Pintu Pertokoan”, karya Fitri Yani, dari Provinsi Lampung
  • “Maling Arloji”, karya Dwi S. Wibowo, dari Provinsi D.I. Yogyakarta
  • “Menghapus Namamu, Dik,” karya Ayu Wulan Dwiputri, dari Provinsi Bali

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Melestarikan Hutan Dalam Sastra

2 comments sayyid — July 21, 2009 / 8:42 pm

OLEH: DUL ABDUL RAHMAN

Tak bisa dipungkiri bahwa lingkungan kita saat ini masuk dalam kategori krisis. Banyaknya bencana alam yang menimpa negeri ini karena alam dijamah dengan serakah oleh manusia yang berwajah tak ramah. Jamak manusia terlalu tamak mengeruk hasil hutan untuk kepentingan pribadi. Mereka tidak sadar bahwa ulahnya itu akan menimbulkan amarah alam di kemudian hari. Banjir bandang, erosi, longsor, adalah bahasa alam untuk menegur manusia yang kadang tak berperikemanusiaan dan berperikealaman.

Dengan amarah alam itu, maka krisis lingkungan terjadi di berbagai aspek, seperti krisis air, tanah, udara, bahkan krisis iklim. Bukan hanya itu, pun terjadi krisis lingkungan biologis dan lingkungan sosial. Krisis lingkungan biologis terjadi dengan tidak produktifnya lahan-lahan pertanian, pun punahnya flora dan fauna berupa satwa-satwa langka disekitar kita seiring dengan semakin menipisnya hutan.

Itulah akibat dari eksploitasi lingkungan yang semena-mena tanpa memikirkan efek yang akan ditimbulkannya kelak. Fenomena seperti ini seharusnya menyadarkan kita akan pentingnya menjaga dan “menghormati” lingkungan sekitar kita. Semua pihak seharusnya berperan mendorong sikap menjaga lingkungan, termasuk para sastrawan.

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Kliping Tulisan Sastra & Budaya; Per 11 Juli 2009-17 Juli 2009

Comments sayyid — July 13, 2009 / 10:13 pm

SERAMBI INDONESIA (ACEH)

*Esai

“Pong, Ma dan Tuhan” Oleh: Dr. Hasballah Saad

*Cerpen

“Seorang Cut Nyak Dhien” Oleh: Dwi Meilvi Nasvita

*Puisi

Idrus bin Harun.

HARIAN GLOBAL (SUMATRA UTARA)

*Cerpen

“Air” Oleh: Rina Mahfuzah Nst.

*Puisi

Esha Tegar Putra

BATAM POS (KEP. RIAU)

*Cerpen

“Kunti Tak Henti Berlari” Oleh: Berto Tukan

*Puisi

Cian Ibnu Sina Sj

RIAU POS (RIAU)

*Esai

“Meneroka Teks Epos Melayu Hikayat Hang Tuah” Oleh: Marhalim Zaini

*Cerpen

“Pulau-pulau Kecil Menakjubkan, Nama-nama yang Menggetarkan” Oleh: Raudal Tanjung Banua

*Puisi

Cahaya Buah Hati

SUMATRA EKSPRES (SUMATRA SELATAN)

*Puisi

Pinasti S. Zuhri

Edwin Fast

LAMPUNG POST (LAMPUNG)

*Cerpen “Sikap” Oleh: Humam S. Chudori

*Puisi

Hasan Al-Banna Herasani

SUARA KARYA (JAKARTA)

*Esai

“Ketika Sastra Dinomorduakan (Tanggapan atas Tulisan Damhuri Muhammad)” Oleh: Romi Zarman

*Cerpen

“Matinya Penjual Bubur Ayam” Oleh: Hendri Ch. Bangun

*Puisi

Kurniawan Junaedhie

SUARA PEMBARUAN (JAKARTA)

*Cerpen

“Burung Rajawali” Oleh: Maria Magdalena Bhoernomo

*Puisi

Kurniawan Junaedie

TRIBUN JABAR (JAWA BARAT)

*Cerpen

“Babakan Sumpah Jamilla” Oleh: Esha Tegar Putra

PIKIRAN RAKYAT (JAWA BARAT)

*Esai

“Kiai, Puisi dan Pidato” Oleh: Acep Zamzam Noor

“Sastra, Tragedi dan Kejutan Imajinasi” Oleh: Munawir Aziz

*Cerpen

“Selina Gita” Oleh: Hamsad Rangkuti

*Puisi Beni Setia

Bode Riswandi

JAWA POS (JAWA TIMUR)

*Esai

“Kesatria” Oleh: D. Zawawi Imron

*Cerpen

“Tukang Dongeng dan Tukang Mimpi” Oleh: Lan Fang

KOMPAS (NASIONAL)

*Cerpen

“Naomi” Oleh: Berto Tukan

*Puisi

Raudal Tanjung Banua

KORAN TEMPO (NASIONAL)

*Cerpen

“Solitude” Oleh: Beni Setia

*Puisi

Inez Dikara

Zelfeni Wimra

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

“menolak dekonstruksi, menampik posmodernisme” - kasus derrida dan bumi manusia”

Comments sayyid — June 24, 2009 / 2:14 pm

di dalam buku yang jernih pembahasannya, derrida, yang dikarang oleh muhammad al fayyadl dan diberi kata pengantar oleh goenawan mohamad, buku terbitan lkis, terbaca kata kata di catatan kaki yang dibuat oleh pengarang, di halaman pembukaan.

“dalam sepucuk surat kepada alter egonya, tertanggal 3 september 1977, derrida menulis: setiap hari kau meluangkan lebih dari sehari untuk dirimu. aku benar benar menyangka bahwa kau tak kan kembali lagi. tidak adakah kabar baru tentang pencarian kebenaran? biarkan aku mengetahuinya. “

“ambillah jarak agar aku dapat menulis kepadamu. jika kini aku selalu mengirimi kartu yang sama, itu karena aku ingin mati dan mengakhiri diriku dalam satu tempat yang merupakan sebuah ‘nama’, dan membatasi diriku pada satu kata, satu nama.”

bagi saya sepercik pikiran sudah cukup untuk menyalakan imajinasi dalam diri. cukup untuk memasuki lorong jiwa derrida. bahwa orang itu berupaya menggapai kebenaran dengan keras, dengan setiap hari meluangkan waktu untuk menulis. tapi kebenaran seolah nyala lilin - selalu bergoyang goyang. kadang ia merasa sudah dapat menangkap berkasnya. tapi angin malam membuatnya luput lagi.

“aku benar benar menyangka bahwa kau tak kan kembali lagi,” katanya.

tapi saat ia menulis lagi, berkas cahaya itu kembali lagi. dan nyala lilin itu kembali bergoyang.

begitulah apa yang disebutkannya sebagai kebenaran, seakan upaya menggenggam air dalam tangan - air selalu mengerucut dari balik tangan. atau seakan menggenggam roh dalam badan - roh pun semakin sembunyi ke balik badan.

situasi menulis dalam keadaan seolah termenung seperti itu, memang akhirnya meluncurkan kalimat kalimat sedih. romantis, kata maghie oktaviana tadi di bawah. mungkin tak tepat kata romantis, untuk suasana kejiwaan derrida. yang lebih tepat derrida sedang mengalami melankolia, yang mungkin tak disadarinya, saat ia mengguratkan pena, menuliskan perasaan hatinya.

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL UPDATES

FEATURED POSTS

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

COMMENT

  • ee lu — bego lu
  • aldit — iya penjelasan ini di butuhkan kalau bisa penjelasan nya harus lengkap
  • Memahami puisi — Artikel pendidikan yang sangat menarik ,,,,,
  • chocovanilla — Saya juga sedang membaca karya PAT tetralogi Buru, saat ini dah buku ketiga "Jejak Langkah". Cuma masih bingung arti kata ...
  • anabalqis — Salam. Saya mencari sahabat saya dari jakarta, saudara akidah gaizillah. Adakah saudara mengenal atau tau alamat emailnya? Akidah seorang penulis ...
  • ibnu junjunan — tolong kasi tau duwnk 3 arti satra menurut para ahli
  • cintya — ada lomba lg g ,,klo ada tlg d kabarin ke email q y di>>>cintya.annisa@yahoo.com....trim's
  • Liana — Beli dvd Rosemary's baby di mana ya?
  • Liana — Beli novel Rosemary's baby di mana ya?
  • isawati — Sosok Wiji Thukul memang unik, nyentrik dan menarik. Jarang seorang penyair yang puisinya begitu terkenal melebihi dirinya sendiri. Jika kita ...