Archive for August, 2007

Buruh dan Sisa Impian

Friday, August 31st, 2007

photo014.jpg

Judul, Sedekah Air Mata
Asril Koto
Penerbit, Dewan Kesenian Sumatera Barat
Cetakan Pertama, Maret 2007
Tebal 120 halaman

rumput-rumput, marilah
kita ibadahkan saja sisa dunia pada cermin muka
lihatlah, disitu ada senja atau resah
beri wangi pada sisa usia, walau kita belum beribadah,
sedekah air mata juga ibadah

ber-Tuhan pada diri sendiri
tak bisa
ku
sedekahkan air mata

(Sedekah Air Mata, hal. 98)

(more…)

Popularity: 25%

Dari Celana Potlot Hingga Musik Ngak-Ngik-Ngok; Mengintip Persoalan Bakar Buku Beberapa Waktu Belakangan

Friday, August 31st, 2007

Sudah semestinya kita sebagai manusia menghargai kedudukan buku yang katanya sebagai jendela dunia. Banyak sudah pakar, maupun orang biasa yang mengatakan hal seperti itu. Namun, entahlah kenapa orang kita (orang Indonesia) seperti tidak pernah dibesarkan oleh budaya buku. Hanya dibesarkan dengan kekerasan ataupun ancaman, yang tentu saja tak akan dapat ditemui sebuah dialog antara dua hati.

(more…)

Popularity: 15%

Imajinasi Penyair (Gitu Aja Kok Repot!) TULISAN KEDUA

Monday, August 27th, 2007

Setelah mengetahui bahwa pekerjaan menjadi penyair bukan pekerjaan gampang, lantas apa yang dapat kita perbuat kepada penyair?

Pertanyaan tersebut saya rasa perlu direnungi. Sebab, tak jarang setelah membaca sebuah puisi maka selesai pula penerawangan sampai disitu. Memang ada penyair yang menulis supaya buah pikirannya bisa dibaca banyak orang. Masalah disukai, dipuji, atau dihina itu masalah yang belakang. Namun tidak ada salahnya jika puisi-puisi yang kita baca kita renungi dan pahami serta kalau perlu dipergunakan sebaik-baiknya.

Masih ingat tidak peristiwa beberapa bulan yang lalu, dimana seorang nomor 2 di Republik ini mencak-mencak gara-gara isi puisi yang dibacakan di depannya sangat “menyentuh” kalbunya. Peristiwa itu terjadi ketika Hari Pendidikan Nasional 2007 kemarin. Nah, itulah salah satu contoh akibat tidak paham dengan puisi. Padahal beliau adalah orang berpengaruh, tetapi kok menimpali kata-kata bersusun itu dengan emosional ya….

Itulah penyair, yang gila dengan dunianya. Dia hidup dari puisinya, bukan puisi hidup dari dia. Rilke seorang penyair Jerman pernah dinyatakan hampir gila oleh seorang dokter jiwa dikarenakan sifat introvertnya sebagai penyair. Potongan kisah Rilke ini bisa dibaca di buku SQ (Sipiritual Quotion) tulisan Dannah Zohar. Tetapi, jangan anggap penyair itu semua gila. Tidak, namun kadang memikirkan hal-hal kecil bisa membuat pikiran kita terjebak dan akhirnya gila.

Lalu, masih inginkah menjadi penyair?

Popularity: 12%

Kontes Penulisan Puisi Dewan Kesenian Provinsi Kepulauan Riau 2007

Monday, August 27th, 2007

Tafsir atas sebuah karya sajak memperkaya sajak tersebut, kata Profesor Sapardi Djoko Damono. Kita tidak menulis di atas kertas kosong, tapi kita menulis di atas realitas dan diatas tulisan orang lain, kata Sutardji Calzoum Bachri. Kutipan dari dua nama besar di jagad sastra Indonesia itu cukup untuk jadi alasan kita untuk terus menulis kegelisahan kehidupan dalam sajak dengan riang-gembira.

(more…)

Popularity: 19%

Festival Musikalisasi Puisi 2007

Monday, August 27th, 2007

Puisi sebagai karya sastra menghadirkan kata dan ungkapan dari berbagai segi. Di samping mengandung makna yang menarik untuk disimak, di dalam puisi terdapat kekuatan citra dan rima yang indah, serta ada jangkauan simbolik yang dapat membuai kita untuk menyelami kata-katanya.

(more…)

Popularity: 22%

Imajinasi Penyair (Gitu Aja Kok Repot!) TULISAN PERTAMA

Sunday, August 19th, 2007

Dunia sastra adalah dunia yang imajinatif. Dunia sastra, merupakan dunia yang bergerak tanpa berhenti. Sebab, jika ia berhenti maka berhenti pulalah dunia kreatif para kreator sastra yang ada di belakangnya. Jika sudah berhenti, lantas dimana lagi tempat yang adem, tempat yang tenang, tempat yang takkan pernah terjamah oleh dogma, tempat yang sejuk?

(more…)

Popularity: 21%

Selamat Merdeka, Bung!

Friday, August 17th, 2007

Yup BUNG! Hari ini genap 62 tahun tanah yang bernama Indonesia ini merdeka. 17 Agustus 1945, disaat dunia sedang dilanda Perang Dunia ke-II tahap akhir Indonesia berada dalam kondisi chaos tanpa ada seorang pun pemimpin. Oleh karena itu, para pemuda mendesak agar Indonesia merdeka sekarang juga!

(more…)

Popularity: 17%

Adakah Nasionalisme Dalam Sastra Indonesia di Era Globalisasi?

Thursday, August 16th, 2007

Sebuah pertanyaan menggelitik pada saat banyak pengamat sastra mencurigai bahwa sastra Indonesia telah menceburkan diri dalam estetika dan ideologi globalisasi neoliberal, di mana identitas dan kedaulatan bangsa telah digerus dan akhirnya dikaburkan. Untuk mengujinya kita bisa mengambil sampel, membaca dan menganalisis karya sastra dan proses kreatif sastrawan itu sendiri.

(more…)

Popularity: 23%

Link-Link yang Menyimpan Tulisan Tentang Polemik Antara Sastra Liberal dan Sastra Non Liberal

Saturday, August 11th, 2007

Berikut, saya sematkan link-link yang memuat tulisan-tulisan menyangkut prahara di tubuh sastra dewasa ini. Dalam hal ini, yang mengarah kepada polemik yang pertama kali dilontarkan oleh Taufik Ismail. Selamat menyimak.

  1. Gerakan Syahwat Merdeka, pidato Taufik Ismail tanggal 20 Desember 2006 di Taman Ismail Marzuki
  2. Gerakan Syahwat Merdeka Mengepung Indonesia, ditulis Muhammad Subarkah dimuat di Republika 22 Desember 2006
  3. Sastra yang Hendak Menjauh Dari Tuhannya, ditulis Hudan Hidayat dimuat di Jawa Pos 6 Mei 2007
  4. HH dan Gerakan Syahwat Merdeka, ditulis Taufik Ismail dimuat di Jawa Pos 17 Juni 2007
  5. Nabi Tanpa Wahyu, ditulis Hudan Hidayat dimuat di Jawa Pos 1 Juli 2007
  6. Gerakan Sastra Anti Neo-Liberalisme, ditulis Viddy AD Daery dimuat di Republika 1 Juli 2007
  7. Hudan, Taufik, dan Generasi Nol Buku, ditulis oleh M. faizi dimuat di Jawa Pos 8 Juli 2007
  8. Proyek Lekra yang Teralpa, ditulis Muhidin M. Dahlan dimuat di Media Indonesia 8 Juli 2007
  9. Jurnal Bumipoetra, Liberalisme dan Ode Kampung, ditulis oleh Firman Venayaksa dimuat di Republika 8 Juli 2007
  10. Perkosaan Teks-Teks Sastra, ditulis Mariana Amiruddin dimuat di Jawa Pos 15 Juli 2007
  11. Sastra Perlawanan Terhadap ‘Neo-Takhyul’, ditulis Veven Sp Wardhana dimuat di Republika 15 Juli 2007
  12. Sastra Indonesia dalam Skenario Imperialisme, ditulis Mahdiduri dimuat di Republika 22 Juli 2007
  13. Sastra, ditulis D. Zawawi Imron dimuat di Jawa Pos 22 Juli 2007
  14. Kemiskinan, Klenik dan Relijiusitas; Catatan Ringan “Badai Laut Biru” Karya Ahmadun Yosi Herfanda, ditulis Gola Gong dimuat di situs Rumah Dunia 26 Juli 2007
  15. Sastra yang Terbata di Hadapan Kebebasan, ditulis Ahmad S. Rumi dimuat di Republika 29 Juli 2007
  16. Memahami Taufiq Ismail, ditulis Beni Setia dimuat di Jawa Pos 29 Juli 2007
  17. Membela Manusia dan Merayakan Kebebasan, ditulis M. Fadjroel Rachman dimuat di Media Indonesia 29 Juli 2007
  18. Ode Kampung Tolak Sastra ‘Ngeseks’ dan Imperialis Budaya, dimuat di Republika 29 Juli 2007
  19. Sastra Pasar(an) ditulis oleh Agus Hernawan, dimuat di Seputar Indonesia 5 Agustus 2007
  20. Gonjang Ganjing Sastra Selangkangan (I), ditulis oleh Sunaryono Basuki Ks, dimuat di Republika 5 Agustus 2007
  21. Memberhalakan ‘Kebebasan’ ala ‘Memo Indonesia’, ditulis oleh Saut Situmorang dimuat di Media Indonesia 5 Agustus 2007
  22. Polemik, Ekshibisionis-Narsistis, Berkaryalah!, ditulis oleh Maman S. Mahayana dimuat di Media Indonesia 5 Agustus 2007
  23. Kado Untuk Taufik dan Hudan, ditulis oleh Kuswaidi Syafi’ie dimuat di Jawa Pos 5 Agustus 2007
  24. Ketika ‘Sastrawan’ Kehilangan Rasa Malu, ditulis oleh Sunaryono Basuki Ks dimuat di Republika 12 Agustus 2007
  25. Simpang Jalan Sastrawan Indonesia, ditulis oleh Sunaryono Basuki Ks dimuat di Republika 19 Agustus 2007
  26. Kemesraan dan Percekcokan Kesusastraan, ditulis Binhad Nurrohmat dimuat di Republika 26 Agustus 2007
  27. Utan Kayu International Literary Bienalle 2007: Si Geger Menangis, Pesta Bir Berlanjut, ditulis Chavchay Syaifullah dimuat di Media Indonesia 26 Agustus 2007
  28. Polemik Gerakan Syahwat Merdeka, ditulis Muhidin M. Dahlan dimuat di Jawa Pos 2 September 2007
  29. Sastra Di Tengah Patronase Sosial, ditulis Binhad Nurrohmat dimuat di Republika 2 September 2007
  30. Sastra: Empat Dusta: Bantahan Panitia Penyelenggara Utan Kayu International Literary Biennale 2007, Komunitas Utan Kayu, Jakarta ditulis oleh Edy A. Effendi dimuat di Media Indonesia 2 September 2007
  31. Sastrawati Menulis Identitas Seksual (Ditulis kembali dari apresiasi novel Mahadewa Mahadewi) ditulis M. Fadjroel Rachman dimuat di Media Indonesia 2 September 2007
  32. Dusta ditulis Saut Situmorang tanggal 4 September 2007
  33. Merengkuh Makna Tubuh ditulis Binhad Nurrohmat dimuat di Jawa Pos 9 September 2007
  34. Sastra, Seks dan Moralitas Anak Bangsa ditulis Lukman Asya dimuat di Republika 16 September 2007
  35. Stigmatisasi Sastra Indonesia ditulis Maria Magdalena Bhoernomo dimuat di Seputar Indonesia 23 September 2007
  36. Saut Kecil Ingin Mencari Hudan ditulis Hudan Hidayat dimuat di Jawa Pos 23 September 2007

Popularity: 23%

Info Dari Dunia Teater

Saturday, August 11th, 2007

Berteater merupakan salah satu media belajar dan berkarya bagi banyak kalangan, tidak terkecuali perempuan. Kekaryaan dalam hal ini seni teater, tentu saja memiliki pencitraan dan daya ungkap yang lain menurut sudut pandang perempuan. Tidak hanya tatkala suatu hasil karya dipentaskan, tetapi meliputi juga seluruh proses kerja dan kegiatan yang mengiringinya adalah bagian dari proses pencitraan dan daya ungkap perempuan itu sendiri.

(more…)

Popularity: 37%