You're here: My Writing Blogging » Lentera Susastra » Article: Adakah Nasionalisme Dalam Sastra Indonesia di Era Globalisasi?

Adakah Nasionalisme Dalam Sastra Indonesia di Era Globalisasi?

sayyid — August 16, 2007 / 12:02 am

Sebuah pertanyaan menggelitik pada saat banyak pengamat sastra mencurigai bahwa sastra Indonesia telah menceburkan diri dalam estetika dan ideologi globalisasi neoliberal, di mana identitas dan kedaulatan bangsa telah digerus dan akhirnya dikaburkan. Untuk mengujinya kita bisa mengambil sampel, membaca dan menganalisis karya sastra dan proses kreatif sastrawan itu sendiri.

Sastra koran, demikian istilahnya, barangkali adalah wujud sastra yang paling mudah terjangkau karena kita bisa menikmatinya tiap hari minggu dalam hampir setiap koran harian. Tak heran jika, hari minggu disebut sebagai “Hari Cerpen Indonesia” Ya, masih adakah nasionalisme dalam sastra Indonesia? Bagaimanakah manusia Indonesia dalam cerpen?

Pertanyaan ini jarang sekali dijawab. Oleh karena itu dari Galeri Publik, Institute of Global Justice (IGJ) dan Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKER) mengadakan acara Diskusi Sastra: Menelaah Cerpen Corat-Coret di Toilet, karya Eka Kurniawan pada:

Kamis, 30 Agustus 2007 Pukul 18.30-selesai (Plus dinner) Bertempat di Galeri Publik, INSTITUTE FOR GLOBAL JUSTICE, Jln Diponegoro No. 9 Menteng Jakarta Pusat 10340.

Menghadirkan pembicara: Eka Kurniawan (Penulis), Helvy Tiana Rosa (Cerpenis, ketua Forum Lingkar Pena/FLP, Dosen Sastra Universitas Negeri Jakarta), Ramses Sihar Simatupang (Cerpenis, Esais, dan mantan Redaksi Budaya SINAR HARAPAN).

Moderator: Nurani Soyomukti (Kabid Seni Sastra Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat/JAKER) .

Info selengkapnya dapat menghubungi: Revitriyoso Husodo Koordinator GALERI PUBLIK INSTITUTE FOR GLOBAL JUSTICE Jl. Diponegoro No. 9 Menteng, Jakarta Pusat 10340. Telp: 62-21-3193 1153, Fax: 62-21-3913956 Email: galeri_publik@globaljust.org www.galeripublik.multiply.com

Atau: Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKER) Jl. Tebet Dalam II G No 1/Telp: (021) 8354513; Email pp.jaker@yahoo.com Informasi: Irma 081387760879 Nurani Soyomukti 081559947664

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.

  1. rio marsan

    tolong di berikan contoh konkret ideliasme bngsa telah dikubur atau ditenggelamkan

    February 26th, 2009 at 2:10 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • ee lu — bego lu
  • aldit — iya penjelasan ini di butuhkan kalau bisa penjelasan nya harus lengkap
  • Memahami puisi — Artikel pendidikan yang sangat menarik ,,,,,
  • chocovanilla — Saya juga sedang membaca karya PAT tetralogi Buru, saat ini dah buku ketiga "Jejak Langkah". Cuma masih bingung arti kata ...
  • anabalqis — Salam. Saya mencari sahabat saya dari jakarta, saudara akidah gaizillah. Adakah saudara mengenal atau tau alamat emailnya? Akidah seorang penulis ...
  • ibnu junjunan — tolong kasi tau duwnk 3 arti satra menurut para ahli
  • cintya — ada lomba lg g ,,klo ada tlg d kabarin ke email q y di>>>cintya.annisa@yahoo.com....trim's
  • Liana — Beli dvd Rosemary's baby di mana ya?
  • Liana — Beli novel Rosemary's baby di mana ya?
  • isawati — Sosok Wiji Thukul memang unik, nyentrik dan menarik. Jarang seorang penyair yang puisinya begitu terkenal melebihi dirinya sendiri. Jika kita ...