You're here: My Writing Blogging » Lentera Susastra » Archives: September 2007
Ini ada sejumlah sajak yang dipintakan kepada saya untuk dimuat di Blog Lentera Susastra ini. Simaklah. KAUKAH YANG BERSERAH PADA SENDIRI? fasih suara bayi-bayi menggertakku ngilu putus ranji-ranji telah ditangisi di malam yang erami cahaya bintang adakah sejarah bertanya? memburu lipatan tak terhingga biar sekalian tabiat makin kubenam ke kelebat malam asal lidahku kembali bersuara tenanglah hanya nyanyi tunak berbeda nada menerka kemana sublimnya makna 2006
Sudah 12 tahun belajar bahasa Indonesia di sekolah, apa itu waktu yang tidak cukup? Demikian ucapan seorang tetangga ketika saya memilih program Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Andalas Padang. Dari pendapat diatas ada semacam kepuasan belajar bahasa Indonesia.
“Kesusastraan merupakan sebuah dunia yang penting dalam kehidupan manusia. Konon menurut para futuristik, dunia kesusastraan dan kebudayaan secara luas merupakan pilar utama bagi pembentukan identitas manusia. Ketika dunia global menidakkan semua batas, maka kebudayaan/ kesusastraan tampil sebagai sebuah benteng yang kuat. Hal ini disebabkan, karena dalam dunia yang bagaimanapun majunya, manusia tidak dapat keluar secara [...]
Jalan Air air itu telah jatuh ke atap, menggesek cucuran tua yang retak terus laju menemui pepatah yang kita ucap berabad lebih dari jalan usia hujan yang tercucuk bertaut di genting rinduku akan kulitmu yang lembab daging. sebegitu akrabnya kita dengan hujan tapi sekalipun kita tak pernah benar-benar bisa bersitahan dalam jauh langkah terus berlainan. terus memacu serupa ingin terus menuju [...]
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.