You're here: My Writing Blogging » Lentera Susastra » Article: Selamat!
Selamat… Selamat… Selamat…
Ah, walaupun telah beberapa hari berlalu namun sampai saat ini masih terasa hentakan takbir melumat-lumat hati. Oh, ternyata, waktu memang terlalu cepat bergulir. Apakah masih bisa kita reguk nikmatnya malam Ramadhan tahun esok? hmm, begitu dinanya manusia. Kenapa kepergian Ramadhan harus dirayakan dengan semeriah-meriahnya? Kenapa Ramadhan tidak diperlakukan layaknya orang mati yang ditangisi dan disedihi? Oh betapa anehnya manusia.
Tetapi, selamat… selamat… selamat…
Bagi yang puasanya tidak bolong, bagi yang masih bisa jaga hati, atau bagi yang tidak berpuasa sekalipun saya ucapkan selamat. Selamat untuk dirimu masing-masing. Selamat untuk kehidupanmu masing-masing. Juga, selamat kembali berenang dalam kejumudan, dan bagi yang telah benar-benar jatuh cinta pada Tuhan selamat untuk kembali bekerja demi keridhoan-Nya. SELAMAT!
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.