You're here: My Writing Blogging » Lentera Susastra » Article: Tahun Baru???? (Lagi-Lagi)
Malam tahun baru yang lalu sekitar pukul 10 malam, saya sempat jalan-jalan sebentar ke sekitar lingkungan rumah. Suasana memang pikuk dengan kendaraan yang bersliweran tak pasti. Beberapa anak muda, berkonvoi ria dengan sepeda motornya tanpa peduli dengan kebisingan yang dirasa orang lain.
Pergilah badan ini dibawa kaki ke sebuah kedai. Saya beli segelas air mineral dingin, sebab suasana malam itu entahlah berubah panas (saya mencium bau garam laut–Oh). “da…da… jago da, uda lah lamo takalok di siko.” Seorang Uni penjaga kedai membangunkan saya. Wah, saya sudah terlelap pula. “Jam bara kini Uni?” Tanya saya. “Jam duo baleh lewat sapuluah. Uda talewat, urang lah mambaka kambang api tadi.” Oh saya melewatkan pesta itu. Tapi buat apa, toh saya kemari tidak untuk merayakannya bukan.
“Bau garam?!” saya jadi ingat sebuah iklan di televisi yang menunjukkan tata-cara penyelamatan waktu tsunami. Ah, tahun baru, dan hiruk-pikuk lain, apakah ini budaya yang pantas dirayakan?
Tak ada teori sastra yang jelas menyampaikan bahwa memperingati tahun baru adalah salah. Tak Ada! Namun hakikat sastra, adalah melihat ketimpangan realitas dan sub domainnya terhadap konsep manusia yaitu peraturan yang ia susun sendiri. Dan mengenai selebrasi tahun baru, saya pikir kita tak layak merayakannya, toh uang tersebut bisa disisihkan untuk membantu anak-anak miskin yang tidak mampu sekolah. Agar mereka bisa juga mengecap pendidikan; sejarah, sastra dan budayanya. Atau, apa kita biarkan mereka hidup di bawah bayang-bayang kebudayaan hedon?
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
Vovaherbal
Green tea drink? YES
herbal medicine http://www.statbrain.com/newanimez.xtelkaru.ru online herbal
July 15th, 2009 at 11:53 am