You're here: My Writing Blogging » Lentera Susastra » Article: Hudan dan Buku Esainya

Hudan dan Buku Esainya

sayyid — January 4, 2008 / 9:49 pm

desaincover.jpg

Tentunya anda sudah kenal dengan Hudan Hidayat. Salah satu tokoh yang menggegerkan dunia Sastra Indonesia setahun belakangan dengan polemik Sastra Kelamin. Masih ada beberapa nama lain seperti Taufik Ismail, Saut Situmorang, TUK/KUK, Rumah Dunia dll.

Awal tahun 2008 ini, Hudan meluncurkan sebuah buku esainya yang diberi tajuk “Nabi Tanpa Wahyu” diterbitkan oleh Penerbit PUstaka puJAngga Lamongan. Isi dari bukunya ini berisi tentang ritme perkembangan polemik Sastra Selangkangan versi Hudan dan keberpihakan Hudan terhadap Utan Kayu.

Ah, Polemik Itu

Beberapa sastrawan yang saya temui dan tanyai di seputaran Minangkabau, sepakat bahwa polemik tersebut tak berujung dan tak sehat. Makanya, tak banyak sastrawan Minang yang ikut terlibat dalam polemik ini. Hanya menyimak dan berkarya terus. Bahkan seolah-olah ketika kawan-kawan sastrawan Jawa sibuk berbicara tentang polemik tersebut, sastrawan Minang sibuk pula membombardir tulisannya ke media massa.

Tentang Hudan yang menerbitkan buku tentang polemik ini, sebagai pribadi saya agak kurang setuju sebab menegaskan bahwa perang terbuka antara kalangan sastrawan masih terbuka luas. Namun sebagai penulis muda, penerbitan buku “Nabi Tanpa Wahyu” ini bisa dijadikan referensi bahwa Sastra Indonesia pernah berpolemik kotor (karena polemik ini sudah berisi kata-kata makian dsb).

Seorang senior menulis pernah bilang sama saya tentang polemik ini. “Ini adalah sejarah hitam Sastra Indonesia.”

Saya pun berpikir, benar juga. Polemik itu akan asyik dan indah jika dibarengi sikap menghargai sabar. Tanpa ada amarah, dan terpenting argumen yang logis. Dan menurut saya hal itu yang membuat diskusi menjadi tambah kaya. Sedangkan polemik ini?

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 8 komentar untuk artikel ini.

  1. somi

    hi,,sy somi
    sy cuma mau tanya,,apa kira2 novel/cerpen kalo bisa karya sastra yang yang cocok(mudah dipahami dan memiliki nilai hidup) di baca untuk remaja usia 18 tahun-25 tahun yang putus sekolah dan tinggal di pedalaman? soalnya sy mau kirim tapi bingung,,,,

    January 29th, 2008 at 10:44 pm

  2. sayyid

    Aku pikir, jika usianya sudah mencapai 18 tahun ke atas, novel apapun atau karya sastra apapun layak untuk dikonsumsi. Namun, jika aku boleh usul, mungkin bisa dimulai dari novel seperti Laskar Pelangi-nya Andrea Hirata…

    February 2nd, 2008 at 2:01 pm

  3. hudan hidayat

    terima kasih ya, telah mengapresiasi dunia sastra indonesia. salam hormat dari saya.
    hudan

    July 21st, 2008 at 8:16 pm

  4. isyana siregar

    great job hudan….

    August 22nd, 2008 at 5:49 pm

  5. hudan hidayat

    iya isyana kamu di multiply juga ya? rame di sana kan. sastra memang untuk siapa saja tak ada patokan.

    maaf aku tanya blog siapakah ini? wawan ya? kucari identitasnya gak ketemu

    November 29th, 2008 at 6:21 pm

  6. Sayyid fahmi alathas

    Menanggapi buku esai nabi tanpa wahyu hudan hidayat. Memang bnyk pengarang meramaikan pentas sastra dn budaya dmana merupakan bukti nyata bhw karya sasta ilmu terapan sastra mencakup brbg ulasan mengenai skitar kita. Namun karya seni yg ddlmy merupkn bgian integral dr ilmu terapan sastra yg menckup sdt pandng arah pemikiran dr skian bnyk kajian ilmiah mengnai kary sastra yg mendominasi kdudukany sbg karya seni yg lahr trltk pd hub koeralasi unsur rasional dn irrasional. Dmn tngkat klgalitasan kry seni sbg kajian ilmu sastra. Kelegalitasan ilmiah karya seni lahr dr rahim kbudayan masa kini.

    November 29th, 2008 at 8:07 pm

  7. Herman Suryadi, S.Pd.

    Bung Hudan Hidayat
    Aku lagi nyusun riwayat penyair - sastrawan kelahiran Bengkulu kotaku. Aku minta dikirimkan biodata/riwayat lengkap anda + foto anda. Mohon dibantu juga nama-nama penulis lain kelahiran Bengkulu. Akhir Oktober 2008 lalu, di Pusat Dokumentasi HB. Yassin Jakarta, aku temui seorang penyair Suparwan G. Parikesit asal Bengkulu yang juga mendukung rencana ini. Ok. Ditunggu ya.

    November 30th, 2008 at 7:48 am

  8. sayyid

    —UNTUK BUNG HUDAN,

    Blog ini bukan kepunyaan personal. Tapi, punyanya Asia Blogging Network. Yang mengelola saya sendiri. Salam kenal…

    November 30th, 2008 at 1:43 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • VERA — aslm... pengumuman pemenangnya kpn sehhhhhhhhhh?????
  • yogi — Sangat mencengangkan dan membingungkan, tetapi bagus buat review presentasi nanti. Well done hahaha
  • Jawquaday — hed kandi various artists i know you got soul oracular spectacular mgmt pieces of what rhinos ohmygod 80s pop culture ...
  • iiK — UnTuK bUMi.. seanDainya seorang anDrea ADA PAda posisi anDa... apa yang anda lakukan???????? ada kalanya oRang beraDa di atas dan ada kalanya juGA ...
  • iiK — AnDreA......................... Penginspirasi seMua peLajar daN guru2 di Indonesia.. anJriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit........... aKu saLuuuuuuuuuut banGet................... teTap jaDi yanG TERBaIk......... […]
  • Dehrccjx — nice site,
  • Cbjdaphg — Nice day,
  • Heri Juanda — saya juga stringer di the associated press (AP Photo) untuk Aceh. sekiranya ada info lowongan untuk jadi fotografer di wilayah ...
  • aslam — kalau bisnisIndonesia butuh kontributor untuk wilayah Sul-Sel atau Sul-Bar, saya bisa dihubungi di 085255936678 Thanks. Aslam
  • dedik — ikut..dong walau gaak menang