You're here: My Writing Blogging » Lentera Susastra » Article: Lomba Puisi “Pesan kepada Presiden 2009 – 2014”

Lomba Puisi “Pesan kepada Presiden 2009 – 2014”

sayyid — January 9, 2008 / 1:07 am

Gerak puisi adalah ritme yang mimikri. Bisa menjelma ke dalam bentuk apa saja. Puisi bisa menjadi amat romantis, tetapi puisi bisa juga amat garang dan merupakan media perlawanan. Jaringan Advokasi Tambang dalam ajang South to South Film Festival 2008 akan mengadakan perlombaan menulis puisi “Pesan Kepada Presiden 2009-2014″, dengan kriteria:

  1. Kesesuaian puisi dengan tema “Pesan Kepada Presiden 2009-2014″
  2. Pesan dalam puisi memuat persoalan seputar pengelolaan sumber daya alam yang mendesak diurus oleh pemerintah ke depan.
  3. Isi puisi tidak mengarah kepada pornografi dan SARA

Metode Penilaian:

  1. Puisi yang masuk akan ditampilkan dalam website StoS
  2. Panitia dan juri akan memilih puisi terbaik dan terfavorit dengan penilaian:
    • Karya favorit: berdasarkan pilihan pengunjung melalui website
    • Karya terbaik: berdasarkan penilaian Juri

Pendaftaran dibuka sejak tanggal 4 Januari s/d 20 Januari 2008 Pendaftaran dilakukan dengan cara mengirimkan puisi sesuai dengan tema yang telah ditentukan panitia disertai dengan data diri dan nomor kontak.

Waktu pendaftaran ditutup sampai tanggal 20 Januari 2008. Puisi dapat dikirimkan ke email:

southtosouth2007@gmail.com

dengan menyertakan data diri dan nomor kontak.

Panitia akan memilih 1 (satu) puisi terbaik dan 1 (satu) puisi terfavorit untuk mendapatkan piagam penghargaan dan hadiah menarik. Pengumuman pemenang akan dibacakan pada penutupan StoS Film Festival pada 27 Januari 2008.

“Selamatkan Bumi dengan Penuh Kasih Sayang”

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 11 komentar untuk artikel ini.

  1. isyana agustina

    semoga dapat memberikan kontribusi pe ikiran pada beliau2 ya

    January 18th, 2008 at 11:00 pm

  2. Sayyid

    semoga mbak Isyana…

    January 19th, 2008 at 2:25 pm

  3. moesya

    semoga seperti itu…

    January 19th, 2008 at 10:16 pm

  4. rp

    bisa ga deadline lomba diperpanjang hingga tgl 25 januari 2008?
    mohon balasannya…
    klo bisa reply ke email saya…
    terima kasih!

    January 22nd, 2008 at 11:30 am

  5. benny

    Matinya sebuah bangsa

    http://www.duniasastra.com

    Kulihat bangsaku perlahan telah mati nuraninya, karena lapar saling menyikut dan menindas…siapa cepat dan kuat dialah pemenangnya…

    Aku tertegun dan terpana semua ingin diraih, tak pernah ada kata puas….seakan yang hidup bergabung dengan yang mati demi sebuah ambisi.

    Aku menyaksikan wajah-wajah yang tak kenal rasa malu, yang menutupi matanya dengan debu-debu emas yang memantulkan gemerlap cahaya teplok- airmata derita .

    Kulihat pula derai tawa - tak berdosa sembunyikan tangis bayi dari bilik kardus bawah kolong jembatan; suara tangisan yang mengharap susu manis dari kedua tetek kering ibunya, tarikan nafas kegetiran yang menanti matangnya bebatuan didalam kuali ; serta Jeritan nafas kemiskinan yang membuat seorang ibu tega meletakkan anaknya dalam kardus- tepi sungai.

    Tak ada bedanya aku, kamu dan mereka…karena nuranilah kita berbeda- karena kejujuranlah kita jadi mulia. sadarkah engkau bahwa orang mulia sekalipun-tak jarang dari mereka adalah keturunan darah penjahat !.
    Aku muak dengan kapitalis karena ia merupakan raksasa tak berkaki serta berotak anak ayam, jelmaan lintah yang tak pernah kenyang. Aku; kamu; dan mereka semua; bayi-bayi ini, serta para pewaris bangsa…mereka adalah para pewaris yang terpasung dan terkekang, karena kemiskinan telah merantai tangan-tangan dan tubuh mereka dalam belenggu kebodohan.

    Aku bukanlah seorang provokator, atau anarkis bukan pula komunis, aku mengajarkan kepada mereka tentang Tuhan, dan ketika mereka marah meradang , aku redam mereka dengan akal dan nurani, Aku seorang motivator , sekaligus orang yang terpasung, roda-roda kehidupan kudapati berlawanan arah denganku, ia melindas dengan angkuh setiap benih yang kutanam dan hendak bertunas.

    Dan aku melihat disana, dibalik tumpukan sampah ada budak sedang tertidur , aku tak ingin membangunkan dia kalau-kalau ia sedang memimpikan “kebebasan.”

    Bila ia telah terbangun akan aku jelaskan tentang arti kebebasan kepadanya.

    Tapi aku juga mencintai para budak itu, seperti cintaku pada kebebasan, sebab mereka mengecup dengan mata tertutup taring binatang buas dalam hening ketidaktahuan, tanpa tahu senyum maut yang menunggu, dan tak pernah menyadari, sedang menggali kuburan dengan tangan mereka sendiri.

    kehidupan berbangsa laksana sebuah kursi singgasana, bila rusak atau patah sebagian maka pincanglah sebuah bangsa.

    Dan Matilah sebuah bangsa bila hukum dapat dibeli dengan uang, serta para pemikirnya membiarkan kebohongan sedangkan ia mengetahuinya -kemudian karena sesuatu hal ia hanya diam terpaku , lalu menyerah dalam kubangan belenggu yang bernama kekuasaan.

    Hartono Beny Hidayat In Elaboration with KG

    January 27th, 2008 at 9:58 pm

  6. benny

    Negeri seorang penyair

    http://www.duniasastra.com

    Airmataku menitik dari kelopak jiwa , menetes deras menggenangi tanah kering berduri,

    Aku dapati bangsaku tertatih menahan lapar , dari sebuah negri yang kaya akan madu dan susu.

    Aku saksikan dengan mata rahim kesedihanku, anak-anak negeri mati ditanahnya -yang penuh berkah ilahi.

    Aku katakan padamu , apa yang dapat dilakukan- anak terbuang untuk bangsanya yang sekarat ?

    Apa gunanya bagi mereka ratapan tangis seorang penyair yang tidak memiliki tempat untuk berpijak ?

    Aku dengungkan hatimu dengan suara lirih , “dimana wujud mu berada wahai nurani?!’….’sudah matikah engkau diistana kehampaanmu ?”….

    Ku coba menggetarkan semangat dari bahumu ,sekedar untuk membangunkan sukma agung- yang tertidur pulas dikedalaman jiwa setiap mata hati anak negeri…

    Kini kutersadar dari keprihatinanku yang sia-sia , karena semua takkan mengenyangkan rasa lapar bangsaku, dan airmataku takkan menghilangkan dahaga anak-anak negeri…

    Aku terjaga dari pembaringanku yang getir….wahai bumi , air dan benih yang ada digenggamanku….berjanjilah padaku bahwa engkau senantiasa hidup, dan bersama-sama tunas-tunas hari depanmu , selamanya bersemi ditanah ….tempat ari-ariku terkubur…..

    Wahai kesegaran pagi yang menyejukkan, katakan kepada bangsaku, bila benih ini telah menghasilkan buah kehidupan, kuingin mereka senantiasa memenuhi genggamannya secara wajar… katakan juga pada bangsaku, agar saling berbagi benih , menyirami tunas dan menjaga kesuburan ladang-ladang ilahi dari ketamakan …

    Aku titipkan negeri miskin ini padamu semesta, dari negeri ku yang kaya raya….negeri seorang penyair.

    Hartono Beny Hidayat In Elaboration with KG

    January 27th, 2008 at 9:59 pm

  7. isyana agustina siregar

    wa..deadlinenya mpe tanggal 20 tho????oalah…ketinggalan lagi…

    February 19th, 2008 at 3:42 pm

  8. anof setyawan

    tuhan itu melayani tapi bukan pelayan
    dunia hanya fatamorgana
    kita hanya pemain sandiwara
    diatas panggung dunia

                    dunia maya
                    kita harus ingat dengan semua
    

    May 11th, 2008 at 5:37 pm

  9. anof setyawan

    tuhan melayani tapi bukan pelayan

    dunia fatamorgana

    kita hanya pemain bersandiwara

    May 11th, 2008 at 5:40 pm

  10. Hendri Maja Saputra

    Berusaha tidak hanya sekedar menggugah,
    tetapi mampu menggerakkan seluruh organ dalam diri pemimpin dan bangsa…..
    Semoga…..

    October 13th, 2008 at 3:30 pm

  11. petrus adi utomo

    cicipi maduku

    bila kau belajar hidup
    datanglah pada duri rasakan cicipi onaknya
    naik ke gunung rasakan penatnya daki

    baru nikmati sehatmu
    ringanmu ketika menjejaki hidup hari2
    karena tangisanmu sudah usai

    kini tinggal menikmati madu nan masih…

    November 19th, 2008 at 3:52 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • VERA — aslm... pengumuman pemenangnya kpn sehhhhhhhhhh?????
  • yogi — Sangat mencengangkan dan membingungkan, tetapi bagus buat review presentasi nanti. Well done hahaha
  • Jawquaday — hed kandi various artists i know you got soul oracular spectacular mgmt pieces of what rhinos ohmygod 80s pop culture ...
  • iiK — UnTuK bUMi.. seanDainya seorang anDrea ADA PAda posisi anDa... apa yang anda lakukan???????? ada kalanya oRang beraDa di atas dan ada kalanya juGA ...
  • iiK — AnDreA......................... Penginspirasi seMua peLajar daN guru2 di Indonesia.. anJriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit........... aKu saLuuuuuuuuuut banGet................... teTap jaDi yanG TERBaIk......... […]
  • Dehrccjx — nice site,
  • Cbjdaphg — Nice day,
  • Heri Juanda — saya juga stringer di the associated press (AP Photo) untuk Aceh. sekiranya ada info lowongan untuk jadi fotografer di wilayah ...
  • aslam — kalau bisnisIndonesia butuh kontributor untuk wilayah Sul-Sel atau Sul-Bar, saya bisa dihubungi di 085255936678 Thanks. Aslam
  • dedik — ikut..dong walau gaak menang