You're here: My Writing Blogging » Lentera Susastra » Article: Daftar 100 Puisi dan 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008

Daftar 100 Puisi dan 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008

sayyid — February 9, 2008 / 4:39 pm

Selamat bagi 100 puisi dan 20 cerpen yang dikategorikan oleh Pena Kencana sebagai karya terbaik 2008.

100 PUISI INDONESIA TERBAIK 2008

  1. A. Muttaqin, “Munajat Apel Merah” - Koran Tempo, 10 Juni 2007
  2. Aan Mansyur, “Kata Peramal” - Koran Tempo, 7 Oktober 2007
  3. Aan Mansyur, “Tiga Catatan Terakhir” - Kompas, 21 Oktober 2007
  4. Acep Zamzam Noor, “Lembah Anai” - Koran Tempo, 25 Februari 2007
  5. Acep Zamzam Noor, “Rambut Ikal” - Kompas, 27 Mei 2007
  6. Acep Zamzam Noor, “Sajak Nakal” - Koran Tempo, 25 Februari 2007
  7. Afrizal Malna, “Bush dan Rambut yang Tak Bisa Disisir” - Kompas, 26 November 2006
  8. Afrizal Malna, “Lemari Tahun 1957´´ - Kompas, 7 Oktober 2007
  9. Afrizal Malna, “Satu Meter Jalan ke Kiri” - Kompas, 7 Oktober 2007
  10. Ahda Imran, “Di Delta Sungai” - Kompas, 21 Januari 2007
  11. Ahda Imran, “Perempuan yang Menyulam di Tepi Sungai” - Kompas, 21 Januari 2007
  12. Alois A. Nugroho, “Pedati Kayu dan Hutan Jati” - Kompas, 22 April 2007
  13. Alois A. Nugroho, “Perahu dan Pagi” - Kompas, 22 April 2007
  14. Ari Pahala Hutabarat, “Kado Ulang Tahun” - Lampung Post, 14 Januari 2007
  15. Arif B. Prasetyo, “Gunung Sanbang” - Kompas, 3 Desember 2006
  16. Arif B. Prasetyo, “Madiun” -Kompas, 3 Desember 2006
  17. Dahta Gautama, “Khimaci di Showa Kinen” - Lampung Post, 29 Juli 2007
  18. Dina Oktaviani, “Hantu Tanjung Karang” - Kompas, 17 Juni 2007
  19. Dina Oktaviani, “Lanskap Dalam” - Media Indonesia, 25 Maret 2007
  20. Eka Pranita Dewi, “Kakek Tak Jadi Datang” - Lampung Post, 11 Maret 2007
  21. Eka Pranita Dewi, “Malam di Kartika Plaza” - Bali Post, 17 Juni 1007
  22. Eka Pranita Dewi, “Perempuan Pembuat Gerabah” - Bali Post, 28 Januari 2007
  23. Faisal Kamandobat, “Aku Mencintai Kalian” - Media Indonesia, 11 Maret 2007
  24. Fina Sato, “Kabarkan Padaku tentang Laut” - Pikiran Rakyat, 5 Mei 2007
  25. Frans Najira, “Surat yang Tersesat” - Koran Tempo, 7 Januari 2007
  26. Goenawan Mohamad, “Ia Menangis” - Kompas, 23 September 2007
  27. Goenawan Mohamad, “Rozinante” - Kompas, 23 September 2007
  28. Goenawan Mohamad, “Tiga Puluh Menit Sebelum Syaid Hamid” - Kompas, 23 September 2007
  29. Gunawan Maryanto, “Jineman Uler Kambang” - Koran Tempo, 5 November 2006
  30. Gunawan Maryanto, “Perasaan-Perasaan yang Menyusun Sendiri Petualangannya” - Kompas, 3 Juni 2007
  31. Gunawan Maryanto, “Sebuah Pertunjukan Tentang Hujan” - Suara Merdeka, 15 April 2007
  32. Gus Tf., “Akar Berpilin 1´´ - Kompas, 4 Maret 2007
  33. Gus Tf., “Akar Berpilin 5´´ - Kompas, 4 Maret 2007
  34. Hasan Aspahani, “Di Antara Sampiran dan Isi Pantun Tua” - Kompas, 16 september 2007
  35. Hasan Aspahani, “Orgasmaya” - Kompas, 8 April 2007
  36. Heru Mugiarso, “Sola Dei” - Suara Merdeka, 19 Agustus 2007
  37. Inggit Putria Marga, “Bulu Ayam” - Lampung Post, 11 Februari 2007
  38. Inggit Putria Marga, “Di Pintu Gerbang” - Republika, 11 Maret 2007
  39. Inggit Putria Marga, “Suara Usai Isya” - Koran Tempo, 24 Juni 2007
  40. Ira Puspitaningsih, NKM, “Dalam Dongeng Tidurmu” - Bali Post, 22 April 2007
  41. Ira Puspitaningsih, NKM, “Di Hilir, Doaku Menjelma Gadis Mimpi” - Bali Post, 22 April 2007
  42. Ira Puspitaningsih, NKM, “Sari Daging, Yajna Sepasang Nelayan” - Bali Post, 22 April 2007
  43. Iswadi Pratama, “Fragmen Pertempuran Menjelang Berangkat” - Kompas, 18 Maret 2007
  44. Iswadi Pratama, “Pertempuran” - Kompas, 18 Maret 2007
  45. Iyut Fitra, “Surat Untuk Amelia” - Lampung Post, 25 Maret 2007
  46. Jimmy Maruli Alfian, “Kidung Pohon” - Lampung Post, 28 Januari 2007
  47. Jimmy Maruli Alfian, “Membuat Panekuk” - Koran Tempo, 4 Februari 2007
  48. Joko Pinurbo, “Pemulung Kecil” - Kompas, 17 Desember 2007
  49. Joko Pinurbo, “Sehabis Sakit” - Kompas, 17 Desember 2007
  50. Joko Pinurbo, “Terompet Tahun Baru” - Suara Merdeka, 7 Januari 2007
  51. Kurnia Effendi, “Tentang Dirimu” - Media Indonesia, 3 Juni 2007
  52. Laela Awali, “Cerita tentang Nenek dan Bocah Kecil”
  53. Leo Kleden, “Bunga Kecil dari Genewa” - Kompas, 12 Agustus 2007
  54. Leo Kleden, “Musim Gugur” - Kompas, 12 Agustus 2007
  55. Lupita Lukman, “Bunga Padi dan Alang-Alang” - Media Indonesia, 9 September 2007
  56. Lupita Lukman, “Gubuk-Gubuk Gipsi” - Media Indonesia, 15 April 2007
  57. Lupita Lukman, “Tangga Menuju Langit” - Kompas, 29 Juli 2007
  58. M. Fadjroel Rachman, “Di Pulau Laut, Bulan Menari” - Media Indonesia, 28 Januari 2007
  59. Made Adnyana Ole, “Seorang Penyair di Desa Tembok” - Bali Post, 18 Februari 2007
  60. Mardi Luhung, “Hantu Paus” - Koran Tempo, 8 April 2007
  61. Mardi Luhung, “Hujan” - Kompas, 28 Januari 2007
  62. Marhalim Zaini, “Jangan Sebat Kami dengan Rotanmu, Jangan Kutuk Kami Jadi Melayu” - Kompas, 24 Juni 2007
  63. Mashuri, “Tukang Cukur” - Kompas, 25 Februari 2007
  64. Mashuri, “Wajah” - Media Indonesia, 29 April 2007
  65. Merisa Martiningsih, NMI, “Dua Tukang Pos” - Bali Post, 5 Agustus 2007
  66. Micky Hidayat, “Telah Kuhapus Kata-Kata” - Republika, 10 Juni 2007
  67. Mochtar Pabottinggi, “Konsierto di Kyoto” - Kompas, 28 Oktober 2007
  68. Mochtar Pabottinggi, “Kuil Ise, Prosesi” - Kompas, 28 Oktober 2007
  69. Muhammad Subarkah, “Ain Helwa” - Republika, 19 Agustus 2007
  70. Muhammad Subarkah, “Lhok Nga, Ketika Luka Lupa Menutup Mulutnya” - Republika, 19 Agustus 2007
  71. Muhammad Subarkah, “Nyanyian Kekasih” - Republika, 19 Agustus 2007
  72. Ni Luh Putu Mahaputri, “Menyunting Bulan Sabit” - Bali Post, 30 September 2007
  73. Nirwan Dewanto, “Apel” - Kompas, 5 Agustus 2007
  74. Nirwan Dewanto, “Pengantin Remaja” - Kompas, 5 Agustus 2007
  75. Nirwan Dewanto, “Tiga Biola Juan Gris” - Kompas, 5 Agustus 2007
  76. Ook Nugroho, “Ode Bagi Pisang” - Koran Tempo, 18 Maret 2007
  77. Ook Nugroho, “Pasar Kembang” - Kompas, 17 Juni 2007
  78. Oyos Suroso, “Dapur Ibu” - Media Indonesia, 19 November 2006
  79. Reina Cailisia, “Sanur” - Bali Post, 21 Januari 2007
  80. S. Wibowo, “Suluk Borobudur” - Suara Merdeka, 28 April 2007
  81. Sapardi Djoko Damono, “Kolam Pekarangan” - Kompas, 10 Juni 2007
  82. Sapardi Djoko Damono, “Sonet 1 ” - Kompas, 10 Juni 2007
  83. Sapardi Djoko Damono, “Sonet 4 ” - Kompas, 10 Juni 2007
  84. Saras Dewi, “Mahkota Duri” - Media Indonesia, 27 Mei 2007
  85. Saraswati Laksmi, NKM, “Tiga Tangkai Bunga” - Bali Post, 29 Juli 2007
  86. Sindu Putra, “Nyoman, Seekor Burung Terbakar Dalam Lukisanmu” - Bali Post, 21 Januari 2007
  87. Sindu Putra, “Pasar Pagi Denpasar” - Bali Post, 25 Februari 2007
  88. Sitok Srengenge, “Lembah Lantana” - Kompas, 26 Agustus 2007
  89. Sitok Srengenge, “Lukisan Perempuan” - Kompas, 26 Agustus 2007
  90. Sitok Srengenge, “Ruang Singgah” - Kompas, 26 Agustus 2007
  91. Sunlie Thomas Alexander, “Laskap Laki-Laki” - Koran Tempo, 28 Januari 2007
  92. Sunlie Thomas Alexander, “Nightmare” - Koran Tempo, 28 Januari 2007
  93. Sunlie Thomas Alexander, “Potret Tua” - Koran Tempo, 28 Januari 2007
  94. Triyanto Triwikromo, “Kota Senja” - Kompas, 22 April
  95. Triyanto Triwikromo, “Obituari Syeh Siti” - Kompas, 22 April 2007
  96. Wendoko, “Empat Sajak Untuk KH” - Kompas, 20 Mei 2007
  97. Wendoko, “Les Miston” - Media Indonesia, 24 Juni 2007
  98. Wendoko, “Life Lines” - Kompas, 20 Mei 2007
  99. Zaim Rofiqi, “Ibu” - Media Indonesia, 15 Juli 2007
  100. Zen Hae, “Seseorang akan Memanggilmu dari Kobaran Api” - Kompas, 14 Januari 2007

20 CERITA PENDEK INDONESIA TERBAIK 2008

  1. Tentang seorang Perempuan yang Mati Tadi Pagi, karya Agus Noor – Koran Tempo, 8 April 2007
  2. Paragraf Terakhir, karya Antoni – Suara Merdeka, 26 November 2006
  3. Sumur Keseribu Tiga, karya AS Laksana – Koran Tempo, 6 Mei 2007
  4. Hikayat Kura-Kura Berejanggut, karya Azhari – Koran Tempo, 4 Maret 2007
  5. Sinai, karya Dewi Ria Utari – Kompas, 17 Juni 2007
  6. La Cage Aux Folles, karya Eka Kurniawan – Koran Tempo, 15 Juli 2007
  7. Bukan Yem, karya Etik Juwita – Jawa Pos, 10 Juni 2007
  8. Betaljemur, karya Gunawan Maryanto – Suara Merdeka, 26 Agustus 2007
  9. Kami Lepas Anak Kami, karya Gus tf Sakai – Suara Merdeka, 29 Januari 2007
  10. Tiurmaida, karya Hasan Al Banna – Kompas, 3 Juni 2007
  11. Saleha di Tengah Badai Salju, karya Ida Ahdiah – Suara Mereka, 20 Agustus 2007
  12. Kupu-Kupu Ibu, karya Ira Komang – Media Indonesia, 26 November 2006
  13. Dua Perempuan, karya Lan Fang – Suara Merdeka, 12 November 2006
  14. Mawar di Kanal Maca, karya M Iksaka Banu – Koran Tempo, 12 Agustus 2007
  15. Sebelum ke Takao, karya Naomi Srikandi – Suara Merdeka, 6 Mei 2007
  16. Seri Perjalanan, karya Nukila Amal – Koran Tempo, 24 Juni 2007
  17. Di Sini Dingin Sekali, karya Puthut EA – Kompas, 26 November 2006
  18. Sepotong Tangan, karya Ratih Kumala – Republika, 5 Agustus 2007
  19. Cinta di Atas Perahu Cadik, karya Seno Gumira Ajidarma – Kompas, 10 Juni 2007
  20. Cahaya Sunyi Ibu, karya Triyanto Triwikromo – Jawa Pos, 21 Oktober 2007

KARYA TERBAIK

Setiap tahun, akan dipilih Puisi dan Cerpen Indonesia terbaik yang dipilih oleh pembaca dari buku 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008 dan 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008. Mekanisme pemilihan ini akan ditentukan melalui voting SMS.

Penulis yang karyanya terpilih sebagai Puisi atau Cerpen Indonesia Terbaik 2008, akan memperoleh hadiah masing-masing Rp. 50 Juta, serta piala dari Anugerah Sastra Pena Kencana.

Anugerah ini akan diumumkan pada September 2008.

Tata Cara Pemilihan:

Ketik SMS: PENAKODE BUKUKODE JUDUL PUISI/CERPEN Kirim ke: 3977

Contoh: PENA GM1234567 C001

(Kode buku dan kode puisi/cerpen hanya terdapat di dalam buku 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008 atau 20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008 yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama).

Hadiah: Pemenang I Rp.25.000.000, - Pemenang II Rp.15.000.000, - Pemenang III Rp.10.000.000, -

Syarat: SMS terbuka dari tanggal 15 Februari - 15 Agustus 2008.

Pemenang undian SMS dan Cerpen/Puisi Terbaik Pilihan Pembaca peraih Anugerah Sastra Pena Kencana 2008 akan diumumkan tanggal 1 September 2008 di www.penakencana.com dan www.gramedia.com

Pemenang wajib menunjukkan bukti buku yang dibeli beserta nomor yang tertera pada buku tersebut ketika mengambil hadiah.

Hadiah ini tertutup bagi Panitia Anugerah Pena Kencana, pihak Penerbit, pihak Percetakan dan keluarganya.

Catatan: 1. Biaya Rp.2000,- per SMS 2. Pajak ditanggung pemenang 3. Kode judul cerpen/puisi lihat halaman “Daftar Isi” 4. Kode buku ada pada lembar terpisah di buku yang Anda beli.

Keterangan lebih lanjut, kunjungi web Pena Kencana: http://penakencana.com.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 24 komentar untuk artikel ini.

  1. daus

    kok sudah diumumkan ya? kan 2008 belum berakhir?

    February 10th, 2008 at 3:09 am

  2. raudah jambak

    sekadar ingin tahu informasi lebih lanjut, jika ingin meng-sms, kapan cerpen/puisi itu bisa segera kami baca. trims

    February 16th, 2008 at 8:19 pm

  3. sayyid

    hmm, tampaknya problem kita sama bang Raudah. Sayang, tak ada informasi dari PenaKencana atau dari millis atau darimana saja yang mengatakan menyediakan bahan bacaan (cerpen dan puisi terpilih itu).

    Tetapi, saya belum tanyakan pasti kepada Pena Kencana apakah menyediakan bacaan itu atau tidak. Untuk sementara, sepertinya pembaca yang harus kerja keras mencari bahan bacaan. Toh, nama koran dan tanggal terbitnya sudah dicantumkan.

    salam

    (kalau ada pertanyaan teknis lainnya, bagusnya langsung saja tanyakan ke PenaKencana.com)

    February 18th, 2008 at 11:24 pm

  4. Lentera Susastra » Blog Archive » Peluncuran Buku Anugerah Sastra Pena Kencana

    […] PT. Kharisma Pena Kencana dan Penerbit Gramedia Pustaka Utama mengadakan acara Peluncuran Buku “20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008″ - “100 Puisi Indonesia Terbaik 2008″ dan peluncuran perdana Anugerah Sastra Pena […]

    March 3rd, 2008 at 10:21 pm

  5. Wirja Taufan

    Dari data 100 puisi yang terpilih, tidak ada satupun yang masuk dari surat kabar terbitan Medan. Kenapa? Apakah Puisi-puisi yang dimuat di Lembaran Sastra atau Budaya surat kabar Medan tidak masuk nominasi untuk dipilih?

    March 4th, 2008 at 1:35 am

  6. edward

    personal hardware to wireless

    March 6th, 2008 at 10:22 pm

  7. Suryadi Firdaus, A.Md

    Saya sangat mendukung penerbitan antologi 100 Puisi Indonesia Terbaik 2007 ini dan sangat berharap agar ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya. Adapun yang patut menjadi perhatian adalah agar pemilihan surat kabar di luar Jawa, seharusnya lebih diperluas lagi. Surat kabar terbitan Medan atau Padang misalnya, sepantasnya harus juga diperhitungkan. Satu lagi yang harus ditinjau kembali adalah hasil poling sms untuk menentukan karya terbaik. Apapun alasannya saya kurang setuju dengan cara ini

    April 11th, 2008 at 1:43 am

  8. Suryadi Firdaus, A.Md

    Saya sangat mendukung penerbitan antologi 100 Puisi Indonesia Terbaik 2008 ini dan sangat berharap agar ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya. Adapun yang patut menjadi perhatian adalah agar pemilihan surat kabar di luar Jawa, seharusnya lebih diperluas lagi. Surat kabar terbitan Medan atau Padang misalnya, sepantasnya harus juga diperhitungkan. Satu lagi yang harus ditinjau kembali adalah hasil poling sms untuk menentukan karya terbaik. Apapun alasannya saya kurang setuju dengan cara ini

    April 11th, 2008 at 1:53 am

  9. sayyid

    Saya setuju apa yang diungkap oleh Pak Suryadi. Salam

    April 13th, 2008 at 4:16 pm

  10. dul abdul rahman

    Mmm, “budaya sms-an” untuk menentukan suatu karya “dianggap” bagus sangat memprihatinkan. hanya meniru gaya-gaya teve… Stop!!! gaya sms-an tidak akan menghasilkan karya yang baik. Kasihan sastrawan kalau harus membentuk tim pemenang(tim sms-an)…

    April 16th, 2008 at 8:56 pm

  11. Spy Sastra

    Mas/Kak tolong dilampirin sekalian dunk cerpen2 mereka, kok pelit amat sih????

    June 16th, 2008 at 1:22 pm

  12. Sayyid to Spy Sastra

    Wah, bukannya pelit. Tapi, dari Pena Kencananya sendiri tak mencantumkan karya-karya yang dimaksud. Begitu lo…

    June 19th, 2008 at 12:14 pm

  13. nina

    boleh tahu cara ikutan lomba?

    June 30th, 2008 at 4:43 pm

  14. kiki

    waduh…susah juga ya milihnya. Soalnya pada keren semua ne.

    July 1st, 2008 at 6:16 pm

  15. Joko Pinurbo

    Puisi Leo Kleden luar biasa……
    Belum pernah gw baca puisi dengan makna sedalam itu. Ternyata penyairnya adalah doktor filsafat jebolan Universitas Leuven - Belgia

    August 13th, 2008 at 1:42 pm

  16. jokpin

    wah, ada yang mencatut nama saya tampaknya. saya nggak kasih comment ttg puisi leo kleden tuh.

    August 16th, 2008 at 2:53 pm

  17. sayyid

    To JokPin

    Hahahahhaa… mungkin hal itu biasa dalam dunia permayaan… Hayo….

    September 11th, 2008 at 8:45 pm

  18. babi

    masak lomba kyk gini…
    pepek lah….
    mana puisinya..
    gk diperlihatkan….
    parah ah yg ngadain lombanya…
    kayak kontol…
    jokpin pepek lah lo…
    lo gk usah ribut…
    gw tabok tewas lo…
    sini jakarta selatan….
    kuningan mension…
    apa ko nengok2
    s

    October 30th, 2008 at 7:37 pm

  19. sati

    aku mau tanya kalo mau ikut lombanya gimana?
    kalo bisa bales ke emailku yaaaaa….

    November 15th, 2008 at 4:54 pm

  20. SHANAZ

    ASSLKM…
    aku sNEENg bagtzz sma hal-hal berbau puisi…
    tlong ksh tw gmn cara iktannya ya,,,
    please….

    November 26th, 2008 at 4:40 pm

  21. kartini

    Kok susah di download sie…??????????????????

    BWT cerpen yg lebih bnyk ttg remaja…
    okay??????????

    thx…

    December 16th, 2008 at 10:01 am

  22. ita marsita

    suka baca puisi-puisi Dina, d kompas, hebat! pengen deh seperti dina

    December 20th, 2008 at 3:14 pm

  23. NazeeLa

    Q pingin dafTar puisi nich????
    gmana caranya….kuG g dTampiLin cih???
    kLo tw cRanya,kiRim kEmaiL Q yah…

    January 19th, 2009 at 1:50 pm

  24. Matroni el-Moezany

    gimana caranya untuk ikutan dalam daftr puisi,

    June 16th, 2009 at 9:52 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • ee lu — bego lu
  • aldit — iya penjelasan ini di butuhkan kalau bisa penjelasan nya harus lengkap
  • Memahami puisi — Artikel pendidikan yang sangat menarik ,,,,,
  • chocovanilla — Saya juga sedang membaca karya PAT tetralogi Buru, saat ini dah buku ketiga "Jejak Langkah". Cuma masih bingung arti kata ...
  • anabalqis — Salam. Saya mencari sahabat saya dari jakarta, saudara akidah gaizillah. Adakah saudara mengenal atau tau alamat emailnya? Akidah seorang penulis ...
  • ibnu junjunan — tolong kasi tau duwnk 3 arti satra menurut para ahli
  • cintya — ada lomba lg g ,,klo ada tlg d kabarin ke email q y di>>>cintya.annisa@yahoo.com....trim's
  • Liana — Beli dvd Rosemary's baby di mana ya?
  • Liana — Beli novel Rosemary's baby di mana ya?
  • isawati — Sosok Wiji Thukul memang unik, nyentrik dan menarik. Jarang seorang penyair yang puisinya begitu terkenal melebihi dirinya sendiri. Jika kita ...