You're here: My Writing Blogging » Lentera Susastra » Article: SURAT TERBUKA PENGUNDURAN DIRI FAISAL KAMANDOBAT DARI PENA KENCANA AWARD

SURAT TERBUKA PENGUNDURAN DIRI FAISAL KAMANDOBAT DARI PENA KENCANA AWARD

sayyid — March 3, 2008 / 11:53 pm

Di bawah ini, saya postingkan sebuah surat terbuka yang berkaitan dengan Pena Kencana Award. Surat ini sendiri dikirim oleh Dwicipta dan disebarkan lewat millis-millis Sastra di tanah air. Inti yang disesalkan Faisal Kamandobat juga saya pribadi adalah penentuan karya sastra yang bermutu lewat polling SMS. Entah, apakah Pena Kencana lagi demam kuis-kuisan SMS yang sekarang sering bermunculan di layar kaca. Saya masih percaya bahwa menilai sastra bukan dari banyaknya SMS yang masuk melainkan dari kritik sehat yang mengupas ataupun menganalisa karya sastra tersebut.

Bagi yang ingin menyebarluaskan surat ini ataupun yang ingin bertanya lebih jauh seputar pengunduran diri Faisal Kamandobat, diharapkan menghubungi saudara Dwicipta (081392783001) atau Faisal Kamandobat (081804823841) atau lewat email dwicipta1977@yahoo.com

Kepada Yth. Pena Kencana Di Tempat

Dengan tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada pihak penyelenggara Pena Kencana Award, dan penghargaan kepada dewan juri yang telah memilih puisi saya ke dalam daftar 100 Puisi Terbaik Indonesia 2007, saya menyatakan mundur dari penghargaan Pena Kencana, dengan alasan sebagai berikut:

  1. Puisi-puisi saya adalah usaha mengeksplorasi proposisi logis bahasa untuk tujuan estetika, dan oleh karena itu tidak bisa dikompensasi dengan sebuah peghargaan yang tidak berkaitan dengan hal itu, pula dengan alasan estetik lain yang dapat didengar dan dipertanggung-jawabkan di hadapan publik sastra.
  2. Bagi saya, penghargaan yang paling layak dan terhormat terhadap karya sastra adalah dengan kritik sastra dan bukan dengan polling sms yang tidak didukung argumentasi literer yang memadai.
  3. Usaha ekonomisasi sastra secara berlebihan akan menimbulkan dampak luas terhadap khazanah sastra kita, yaitu nilai ekonomi akan lebih menentukan kualitas sebuah karya sastra dibanding nilai estetik, ilmiah dan humanik, terlebih melihat tradisi tersebut belum sungguh-sungguh mapan dalam khazanah sastra kita.
  4. Terdapat beberapa penyair selain saya yang lebih layak mendapatkan penghargaan ini, dengan menimbang intensitas, produktivitas, dan capaian estetiknya, di antaranya Raudal Tanjung Banua yang tekun mengekplorasi nuansa Melayu klasik sehingga tetap aktual dalam khazanah puisi Indonesia kontemporer, Riki Dhamparan Putra yang berusaha mengolah mistisisme dengan caranya sendiri dalam puisi-puisinya, dan I.G. Samargantang yang sangat kreatif mengekplorasi puisi magis Bali dalam karya-karyanya, serta banyak penyair lain yang penuh bakat dan dedikasi.

Demikian surat pengunduran diri ini saya buat, semoga dapat dimengerti oleh pihak Pena Kencana khususya serta masyarakat sastra Indonesia pada umumnya. Adapun honor puisi saya berjudul “Aku Mencintai Kalian” sebesar Rp. 750.000,00 akan saya kembalikan ke alamat Pena Kencana lewat kantor pos.

Hormat saya, Faisal Kamandobat

(Surat ini dikutip dari millis Apresiasi Sastra)

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 5 komentar untuk artikel ini.

  1. Nurel Javissyarqi

    SAYA SALUT DENGAN GAYA FAISAL. Oya, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Lentera Susastra. Karena telah menolong kebodohan saya dalam cara mengirimkan resensi kemarin. Sehingga blog saya malah tertampilkannya. Oh, saya semakin merasa akrab saja denganmu, seolah kampung halaman saya…. terimakasih.

    March 9th, 2008 at 1:24 am

  2. estetik

    Very nice page

    March 20th, 2008 at 4:12 pm

  3. aghata

    yah bagus lah kalo ada yang sadar untuk tidak ngoyo agar karyanya dihargai apalagi dengan cara konyol ‘polling sms’…
    karena cara ini sangat merepotkan menurut saya…
    karena para penulis (walaupun tidak semua) pasti berlomba-lomba membuat tim sukses, untuk memenangkan diri dalam perlombaan ini. lama-lama penulis jadi makin seperti orang kampanye, untuk membuktikan eksistensi mereka.
    dan membodohi orang awam yang bahkan ga tau apa itu puisi untuk memilih karya mereka.

    terus terang, saya salut pada Faisal Kamandobat

    baik dan indah itu relatif,,, tidak bisa dinilai dengan sekedar 50 juta.

    March 24th, 2008 at 5:16 pm

  4. Gani

    bagaimanakah nasib idealisme di tengah cakarawala kapitalisme? ada yang tersenyum, ada yang terharu, ada yang menangis, ada yang membelalak. Faisal memilih untuk melawan!

    betapa ironi menyandingkan wacana nobel dengan polling sms untuk melahirkan sastra agung indonesia. o cinta o nista o mama

    March 29th, 2008 at 6:37 pm

  5. wahyu widiyanto

    Dengan kepala tengada dan senyum bangga terhadap kawan yang telah lama sekali tidak berjumpa…terimakasih kawan ternyata kamu masih berpegang teguh pada prinsip ditengah-tengah keserakahan manusia yang tidak tahu arti modern ini..

    September 19th, 2008 at 9:46 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • VERA — aslm... pengumuman pemenangnya kpn sehhhhhhhhhh?????
  • yogi — Sangat mencengangkan dan membingungkan, tetapi bagus buat review presentasi nanti. Well done hahaha
  • Jawquaday — hed kandi various artists i know you got soul oracular spectacular mgmt pieces of what rhinos ohmygod 80s pop culture ...
  • iiK — UnTuK bUMi.. seanDainya seorang anDrea ADA PAda posisi anDa... apa yang anda lakukan???????? ada kalanya oRang beraDa di atas dan ada kalanya juGA ...
  • iiK — AnDreA......................... Penginspirasi seMua peLajar daN guru2 di Indonesia.. anJriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit........... aKu saLuuuuuuuuuut banGet................... teTap jaDi yanG TERBaIk......... […]
  • Dehrccjx — nice site,
  • Cbjdaphg — Nice day,
  • Heri Juanda — saya juga stringer di the associated press (AP Photo) untuk Aceh. sekiranya ada info lowongan untuk jadi fotografer di wilayah ...
  • aslam — kalau bisnisIndonesia butuh kontributor untuk wilayah Sul-Sel atau Sul-Bar, saya bisa dihubungi di 085255936678 Thanks. Aslam
  • dedik — ikut..dong walau gaak menang