You're here: My Writing Blogging » Lentera Susastra » Article: Putu Wijaya (Pertemuan Akhir; Proses Kreatif)

Putu Wijaya (Pertemuan Akhir; Proses Kreatif)

sayyid — March 18, 2008 / 3:00 pm

Jika dalam pertemuan awal, Putu lebih mengarahkan pembicaraannya kepada kemerdekaan, maka pertemuan terakhir (dengan saya) di Aula Gedung E Universitas Andalas Padang tanggal 13 Maret 2008 ini lebih dominan pada proses kreatif.

Sedikitnya ada lima jurus yang harus dipunyai oleh pengarang yang saya sebut dengan 4 resep teror:

  1. Menulis bukanlah kehendak mood.
  2. Harus berani membuang 5 paragraf awal yang diyakini Putu sebagai kentut. Mungkin kita akan sayang terhadap 5 paragraf tersebut, tetapi begitulah. Biasanya, 5 paragraf awal tersebut hanya berisikan kata-kata pengantar, yang akan membuat cerita itu menjadi ngantuk.
  3. Tulisan yang telah jadi ditangguhkan dahulu. Jangan dikirim ke media massa, tetapi dipetieskan selama lebih kurang 1 bulan. Setelah itu, baru dibaca dan diedit. Hal ini adalah untuk menghilangkan keberpihakan kita terhadap tulisan kita itu. Biasanya, para penulis pemula menganggap tulisan yang baru dihasilkannya itu sangat bagus. Namun, jika sudah diendapkan selama satu bulan bahkan lebih, ternyata kebalikannya–sangat jelek (tergantung perspektif kita).
  4. Sedapatnya (pada karya fiksi) ending cerita tidak diselesaikan secar tuntas. Ini dimungkinkan untuk mengembangkan daya nalar pembaca, dan biar pembaca yang menaksir akhir cerita tersebut.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 3 komentar untuk artikel ini.

  1. DUL ABDUL RAHMAN

    Bagus!!! Inspiratif… Salam dari Makassar

    April 12th, 2008 at 9:29 pm

  2. sayyid

    Salam balik Dul Abdul Rahman

    April 13th, 2008 at 4:18 pm

  3. muhammad shodiQin

    waduh terimakasih tipsnya ya, pasti akan kucoba. karena aku seneng banget dengan teror sastra

    April 29th, 2008 at 3:20 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • ee lu — bego lu
  • aldit — iya penjelasan ini di butuhkan kalau bisa penjelasan nya harus lengkap
  • Memahami puisi — Artikel pendidikan yang sangat menarik ,,,,,
  • chocovanilla — Saya juga sedang membaca karya PAT tetralogi Buru, saat ini dah buku ketiga "Jejak Langkah". Cuma masih bingung arti kata ...
  • anabalqis — Salam. Saya mencari sahabat saya dari jakarta, saudara akidah gaizillah. Adakah saudara mengenal atau tau alamat emailnya? Akidah seorang penulis ...
  • ibnu junjunan — tolong kasi tau duwnk 3 arti satra menurut para ahli
  • cintya — ada lomba lg g ,,klo ada tlg d kabarin ke email q y di>>>cintya.annisa@yahoo.com....trim's
  • Liana — Beli dvd Rosemary's baby di mana ya?
  • Liana — Beli novel Rosemary's baby di mana ya?
  • isawati — Sosok Wiji Thukul memang unik, nyentrik dan menarik. Jarang seorang penyair yang puisinya begitu terkenal melebihi dirinya sendiri. Jika kita ...