You're here: My Writing Blogging » Lentera Susastra » Article: Puisi perjalanan Sayyid

Puisi perjalanan Sayyid

Firman Firdaus — August 24, 2008 / 6:35 am

SAAT sedang berada di “pengasingan” rupanya gejolak kreatif kawan saya Sayyid Madany seperti bergelegak. Berikut rangkaian puisi lainnya yang dia kirimkan kepada saya.

telah kularungkan sepi dalam malam berpurnama setengah kaca langkah awan yang berkesiur melintasi derit rambutan

yang ditebang paksa

jika waktu telah datang mungkin sekali lagi aku akan mengatakan

rindu


waktu begitu sempit untuk tentukan kepulangan desah pertama dari sebuah keberangkatan juga umur yang terus mengemudi menggerus akhir musim

dan dua waktu kemarau yang berkepanjangan

yang memetakan sedih dari perjalanan

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • VERA — aslm... pengumuman pemenangnya kpn sehhhhhhhhhh?????
  • yogi — Sangat mencengangkan dan membingungkan, tetapi bagus buat review presentasi nanti. Well done hahaha
  • Jawquaday — hed kandi various artists i know you got soul oracular spectacular mgmt pieces of what rhinos ohmygod 80s pop culture ...
  • iiK — UnTuK bUMi.. seanDainya seorang anDrea ADA PAda posisi anDa... apa yang anda lakukan???????? ada kalanya oRang beraDa di atas dan ada kalanya juGA ...
  • iiK — AnDreA......................... Penginspirasi seMua peLajar daN guru2 di Indonesia.. anJriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit........... aKu saLuuuuuuuuuut banGet................... teTap jaDi yanG TERBaIk......... […]
  • Dehrccjx — nice site,
  • Cbjdaphg — Nice day,
  • Heri Juanda — saya juga stringer di the associated press (AP Photo) untuk Aceh. sekiranya ada info lowongan untuk jadi fotografer di wilayah ...
  • aslam — kalau bisnisIndonesia butuh kontributor untuk wilayah Sul-Sel atau Sul-Bar, saya bisa dihubungi di 085255936678 Thanks. Aslam
  • dedik — ikut..dong walau gaak menang