You're here: My Writing Blogging » Lentera Susastra » Apresiasi
Dengan adanya Facebook ini maka setiap orang bisa menghasilkan karya sastra yang dipublikasikan di Facebook. Baik itu Puisi, Cerpen, ataupun Esai. Oleh karena itu sangat menarik untuk menganalisa apa yang di sebut dengan Sastra Indonesia di Facebook. Berikut ini adalah wawancara saya dengan Hudan Hidayat, seorang sastrawan besar milik negeri ini yang sangat aktif mengembangkan [...]
Fajar dalam Gaun Merah Muda dari ufuk timur ia menyulut terang seperti gadis bergaun merah muda bertengger pada kedewasaan menertawakan musim-musim yang berputar berganti dalam ruang kaca lalu menelikung senja di pematang sawah ia pun bergumam mengaji dalam kekal suara azan terjal batin yang ia pugar dalam keseharian, dalam lingkaran pertemuan fajar menyerupai bejana tenggelam dalam awal purnama hanyut di jembatan mega seperti gadis bergaun merah muda yang pergi dalam lindap [...]
OLEH: DUL ABDUL RAHMAN Tersebutlah seorang penulis dari Indonesia(boleh dibaca dari Makassar) bernama Beddu yang sering berkunjung ke Malaysia. Lalu, penulis itu jatuh cinta pada perempuan Malaysia(baca perempuan Melayu). Laiknya orang yang sedang jatuh cinta, Beddu benar-benar terinspirasi menulis apa saja tentang perempuan itu, tentang cinta yang begitu mendayu-dayu, tentang hati yang terus merayu-rayu. Rupanya penulis Beddu [...]
OLEH: DUL ABDUL RAHMAN Seorang sastrawan muda dari Sumatera Barat, Sayyid Madani Syany menulis dalam blog sastra yang diasuhnya “Lentera Susastra” yang mencoba mempertanyakan jenis karya Andrea Hirata “Laskar Pelangi”. Sayyid agak jengah dengan penyebutan Laskar pelangi sebagai sebuah novel. Laskar Pelangi hanya sebatas biografi tanpa ruang gerak yang indah dan imajinatif. Memang, dari segi isi [...]
OLEH: AZWAR NAZIR Tulisan ini akan mengulas cerpen “Orang Asing”. Cerpen yang ditulis oleh Abd al-Majid Ben Jallun diterjemahkan secara bebas oleh Ranti Marneli ke dalam Bahasa Indonesia dari the short story, gharib, from ‘the vale of blood’. Cairo, 1947. Diterbitkan oleh: Modern Arabic Literature 1800-1970. John A. Haywood St Martin’s Press. NY. 1972. “Orang Asing” menceritakan [...]
Memperingati 97 Tahun Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912, bekerjasama dengan Paguyuban Sastra Rabu Malam (PaSar MaLam), mengundang masyarakat umum, terutama para pecinta sastra, untuk mengikuti “Lomba Penulisan Cerita Pendek (Cerpen).”
Di penghujung tahun lalu, seakan gemas menyimak arah politik dan polemik sastra yang mengeras, seorang penyair dalam esainya meminta agar kembali kepada teks. Kembali kepada teks, artinya bukanlah menunjukkan ke depan publik “inilah saya”, seperti anggapan orang dengan polemik brutal Saut-Wowok dan Goenawan-TUK. Tetapi “inilah karya saya,” seperti yang terlihat dalam tanggapan balik terhadap Taufiq Ismail [...]
Diskusi Sastra Internet dan Masa Depan Sastra pada 31 Januari 2009 saat ulang tahun apresiasi-sastra@yahoogroups.com memunculkan pernyataan kontroversial dan gugatan terhadap media cetak. JAKARTA - Acara ultah grup milis apresiasi-sastra@yahoogroups.com di PDS HB Jassin berlangsung meriah, akrab, banyak kejutan, menyenangkan, dan berbobot. Acara bertema “Sastra Milik Siapa?” itu berlangsung singkat-singkat, tapi berkesan. Yang paling mengesankan- -dan [...]
Puani aku ingin bersemayam dalam jiwa sepi yang tak menahu lagi siapa dirinya di tiap langkah tak mengenal yang tertinggal Puani, ingin kulukis riuh rautmu dalam sore damai jadi hias selimut malam dan kujemput serumpun ria penawar luka yang teramat cabik dalamnya biar aku mengenal lagi gelak di balik jeruji jendela kala tirai tertutup juga menyandingmu di malam sunyi dengan hias kunang ikut bercumbu meniup bait demi bait [...]
Kabut ;rf malam terasa dangkal saat aku menyeruput bingkai dirimu dengan muka basah rinduku berlinang. sedangkan benalu cinta telah kuhantar ke rumah angin. akankah cawan cinta ini mengeras setelah diilati aroma matahari atawa sembari menunggu tunas cinta kita bersanda pada batang lapuk Kandangpadati,2008 Badai kenapa mumbang kelapa menambah diri ini sansai, seperti ngarai tak berbatu sedangkan aku belum bertanam sejarah masih dalam rahim ibu jalan berduri telah terbentang, makna tertimbun rahim badai daun lepas dari [...]
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
XML error: Reserved XML Name at line 2, column 38