You're here: My Writing Blogging » Lentera Susastra » Apresiasi

Hudan Hidayat: Sapardi adalah Pembunuh Terbesar Sastra Indonesia

6 comments sayyid — February 11, 2009 / 8:58 pm

Diskusi Sastra Internet dan Masa Depan Sastra pada 31 Januari 2009 saat ulang tahun apresiasi-sastra@yahoogroups.com memunculkan pernyataan kontroversial dan gugatan terhadap media cetak. JAKARTA - Acara ultah grup milis apresiasi-sastra@yahoogroups.com di PDS HB Jassin berlangsung meriah, akrab, banyak kejutan, menyenangkan, dan berbobot. Acara bertema “Sastra Milik Siapa?” itu berlangsung singkat-singkat, tapi berkesan. Yang paling mengesankan- -dan [...]

Sajak-sajak Budi Fernando

1 comment sayyid — February 2, 2009 / 7:39 pm

Puani aku ingin bersemayam dalam jiwa sepi yang tak menahu lagi siapa dirinya di tiap langkah tak mengenal yang tertinggal Puani, ingin kulukis riuh rautmu dalam sore damai jadi hias selimut malam dan kujemput serumpun ria penawar luka yang teramat cabik dalamnya biar aku mengenal lagi gelak di balik jeruji jendela kala tirai tertutup juga menyandingmu di malam sunyi dengan hias kunang ikut bercumbu meniup bait demi bait [...]

Sajak-sajak Firmansyah

Comments sayyid — February 2, 2009 / 7:35 pm

Kabut ;rf malam terasa dangkal saat aku menyeruput bingkai dirimu dengan muka basah rinduku berlinang. sedangkan benalu cinta telah kuhantar ke rumah angin. akankah cawan cinta ini mengeras setelah diilati aroma matahari atawa sembari menunggu tunas cinta kita bersanda pada batang lapuk Kandangpadati,2008 Badai kenapa mumbang kelapa menambah diri ini sansai, seperti ngarai tak berbatu sedangkan aku belum bertanam sejarah masih dalam rahim ibu jalan berduri telah terbentang, makna tertimbun rahim badai daun lepas dari [...]

Sajak-sajak Deni Karta Kusumah

Comments sayyid — February 2, 2009 / 7:17 pm

Estafet di bebangkuan taman, angin menukik risau pada sepasang kekasih menitipkan salam sambil lalu ;lekaslah, gapai remang lampu taman! di kejauhan pasangan kekasih itu menjelma angin yang menukik risau tadi ke bebangkuan taman yang lain Teaterlangkah, Oktober 2008 Memo dan bila kau datang malam ini masih ada putik kamboja kusembunyikan di balik bantal serupa rangkaian bunga pucat sehabis pemakaman ;aku tersesat pada muramku sendiri dan bila kau [...]

Silent Parade: Sebuah Keterasingan Hidup

Comments sayyid — January 6, 2009 / 6:54 pm

“kalau saja hening itu berucap ramai, mungkin saja aku tidak akan pernah hadir, dalam mimpi- mimpimu dan mendendangkan syair, agar kamu tertidur.” Ketika kita berbicara—mengingat-ingat tentang sesuatu yang asing—yang rasanya tidak pernah terjadi di kehidupan kita namun terjadi di kehidupan orang lain, mungkin kita selalu membayangkan [...]

Puisi……..

Comments sayyid — December 31, 2008 / 6:24 pm

Oleh Mustaqim pesan kepada bapak presiden, dirimu adalah saorang presiden, tameng bangsa kami berharaf tidak tergantung kepadamu, karena kami punya jiwa yang kami gantungkan kepada illahi rabbi. bapak presiden, engkau bagaikan hati, carilah tangan-tangan yang mempunyai jiwa yang lembut, kaki-kaki yang kokoh, dan pikiran-pikiran yang cerdas, bapak presiden, ada anakmu yang pintar oleh karena itu beri fasilitas mereka untuk belajar demi kemajuan bangsa. bapak presiden ada anakmu yang [...]

Manipulasi Teori dalam Fiksi

Comments sayyid — December 11, 2008 / 5:51 pm

Oleh: Hudan Hidayat Kebutuhan sastra akan struktur, yang meletakkan diri pada grama dalam bahasa, seolah padanan anggota tubuh yang rindu akan rohnya, yang memancar dengan tenaga mekanik, dalam fungsi tiap serat anggota tubuh. Atau, bisa dibalik: roh yang hendak bereksistensi, meruang dalam tubuh. Badan bahasa, yang disebut Saussure sebagai penanda, itulah anggota tubuh dalam badan manusia. Sedang [...]

Sastrawan Minang Maju Karena Watak “Pemberontak”

Di bawah ini adalah berita dari Kompas.com Kenapa di ambil mentah-mentah??? Karena, rasanya tak layak dan kurang menggigit untuk didiskusikan jika tidak baca beritanya sekaligus. Minggu, 16 November 2008 | 00:22 WIB JAKARTA, SABTU — Peta sastra Indonesia dari dulu dikuasai orang Minang, karena ada yang membedakannya dengan etnik lain di Indonesia, yaitu watak “pemberontak” dan berpikir [...]

Puisi-puisi Esha Tegar Putra

1 comment sayyid — November 29, 2008 / 12:22 pm

Lembah Bersayap di lembah batu lembah bermiang aku mengunyah hujan beribu kali lipat melebihi kunyahan sungai pada cadas gunung (cadas yang digerakkan pusaran arus bawah menuju hulu yang dipagari tulang ikan) hingga saat yang tak ditentukan dengan ukuran waktu, akan terdengar lenguhan sapi jantan dari jauh ikut menikmati sakitnya hujan turun takkah kau lihat sesuatu yang menggelegak, [...]

Laskar Pelangi; Benarkah Sebuah Tetralogi Novel?

6 comments sayyid — October 7, 2008 / 5:29 pm

Banyak yang mengatakan Laskar Pelangi merupakan karya pencerahan. Penggugah semangat. Dan segala keindahan lainnya. Cerita tentang sepuluh anak kecil yang bertemu, berkreativitas, belajar bersama. Tak ada suatu kebetulan yang ditiriskan oleh Tuhan. Namun, dari dulu saya agak jengah dengan penyebutan Laskar Pelangi sebagai karya sastra dalam hal ini novel. Apa yang saya kritisi tentu balik lagi [...]

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • ee lu — bego lu
  • aldit — iya penjelasan ini di butuhkan kalau bisa penjelasan nya harus lengkap
  • Memahami puisi — Artikel pendidikan yang sangat menarik ,,,,,
  • chocovanilla — Saya juga sedang membaca karya PAT tetralogi Buru, saat ini dah buku ketiga "Jejak Langkah". Cuma masih bingung arti kata ...
  • anabalqis — Salam. Saya mencari sahabat saya dari jakarta, saudara akidah gaizillah. Adakah saudara mengenal atau tau alamat emailnya? Akidah seorang penulis ...
  • ibnu junjunan — tolong kasi tau duwnk 3 arti satra menurut para ahli
  • cintya — ada lomba lg g ,,klo ada tlg d kabarin ke email q y di>>>cintya.annisa@yahoo.com....trim's
  • Liana — Beli dvd Rosemary's baby di mana ya?
  • Liana — Beli novel Rosemary's baby di mana ya?
  • isawati — Sosok Wiji Thukul memang unik, nyentrik dan menarik. Jarang seorang penyair yang puisinya begitu terkenal melebihi dirinya sendiri. Jika kita ...