You're here: My Writing Blogging » Lentera Susastra » Seputar Dunia Sastra Indonesia
Di bawah ini adalah berita dari Kompas.com Kenapa di ambil mentah-mentah??? Karena, rasanya tak layak dan kurang menggigit untuk didiskusikan jika tidak baca beritanya sekaligus. Minggu, 16 November 2008 | 00:22 WIB JAKARTA, SABTU — Peta sastra Indonesia dari dulu dikuasai orang Minang, karena ada yang membedakannya dengan etnik lain di Indonesia, yaitu watak “pemberontak” dan berpikir [...]
Rumah Dunia, sebuah madrasah kebudayaan yang didirikan Gola Gong dan Tias Tatanka berada di komplek Hegar Alam nomor 40 Kampung Ciloang, Serang-Banten, mengadakan kembali pertemuan akbar “Ode Kampung III: Temu Komunitas Literasi se-Indonesia” pada tanggal 5-7 Desember 2008. Kegiatan ini dihadirkan sebagai upaya untuk mendukung gerakan literasi lokal (Taman Bacaan Masyarakat) yang kini sudah tersebar sekitar [...]
Inilah Pemenang dari KLA AWARD 2008: Prosa: Bilangan Fu (Ayu Utami) Puisi: Jantung Lebah Ratu (Nirwan Dewanto) Penulis Muda: Cari Aku di Canti (Wa Ode Wulan Ratna)
Badan Ekskutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Purwokerto bekerjasama dengan OBSESI Press Persyaratan Cerpen yang dilombakan: Peserta dibatasi emailkan cerpen 1 judul cerpen karya terbaiknya, sesuai dengan topik umumnya, yakni “Religiusitas-Cinta”; Cerpen yang diemailkan adalah karya yang belum pernah dipublikasikan di media massa ataupun dalam bentuk buku; [...]
5-7 Desember 2008, akan dilaksanakan acara “Ode Kampung 3″ yang diselenggarakan oleh Rumah Dunia Banten. Dibilangnya, pertemuan ini adalah “Temu Komunitas Literasi se-Indonesia”. Maka, mungkin tak salah untuk mencoba bergabung, seperti apa sih bentuk Komunitas Literasi itu???? info dapat dilihat di blog Ode Kampung 3
Saut berulah lagi. Ia menarik diri dari keikutsertaannya dalam Khatulistiwa Literary Award 2008 yang menampilkan buku puisinya berjudul “Otobiografi”…. Beginilah alasan yang dikedepankan Saut: Sejak awal saya menganggap keberadaan KLA tidak layak dan tidak representatif bagi kesusasteraan Indonesia karena dasar dan sistem penilaian karya tidak pernah jelas, inkonsisten, improvisasi, dan tidak profesional.
Entah sejak kapan (hehehehe) Kompas Online punya media bersastra baru. Selain media cetaknya, dalam KOmpas Online disediakan ruang untuk berkarya. Tentunya hal ini merupakan kans besar bagi penulis-penulis baru. Nama kolomnya adalah Oase…. Saya pikir dulu, Oase adalah jelmaan dari media cetaknya. Tetapi, ternyata berbeda. Bagi yang ingin berkirim karya di Oase Kompas Online bisa dikirim [...]
Banyak yang mengatakan Laskar Pelangi merupakan karya pencerahan. Penggugah semangat. Dan segala keindahan lainnya. Cerita tentang sepuluh anak kecil yang bertemu, berkreativitas, belajar bersama. Tak ada suatu kebetulan yang ditiriskan oleh Tuhan. Namun, dari dulu saya agak jengah dengan penyebutan Laskar Pelangi sebagai karya sastra dalam hal ini novel. Apa yang saya kritisi tentu balik lagi [...]
Oleh: Hasan Aspahani Anugerah Pena Kencana tampaknya digagas juga untuk melengkapi, atau menutupi kelemahan Khatulistiwa Literary Award. Direktur Program Pena Kencana Triyanto Triwikromo menulis begini: Penghargaan tahunan cukup besar -terkini Rp 100 juta– memang diberikan oleh Khatulistiwa Literary Award untuk kumpulan puisi dan cerpen terbaik. Meskipun telah menulis 1000 puisi bagus, seorang sastrawan tidak berhak mendapatkan [...]
Oleh: Hasan Aspahani DAN Indonesia memilih: “Kidung Pohon” Jimmy Maruli Alfian sebagai Puisi Terbaik Indonesia Pilihan Pembaca 2008. Inilah kontes sastra se-Indonesia pertama yang pemenangnya ditentukan lewat SMS. Panitia menyebutkan ada 3.172 SMS yang masuk selama periode kuis (Februari-Agustus 2008). Saya tidak tahu berapa ribu SMS yang masuk untuk puisi, dan berapa ribu SMS yang memilih untuk [...]
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.